Dituduh Tunggangi Demo Mahasiswa, Sekjen PDIP: Kami Kebal, yang Penting Setia pada Rakyat

Sedang Trending 2 jam yang lalu
 Kami Kebal, nan Penting Setia pada Rakyat Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto(Antara)

PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak ambil pusing dengan beragam tuduhan politik nan dialamatkan kepada partai, termasuk tudingan menjadi dalang di kembali tindakan demonstrasi mahasiswa belakangan ini. PDIP menyatakan bahwa konsentrasi utama partai saat ini adalah konsistensi di jalur politik kerakyatan.

"Ketika PDI Perjuangan mau dituduh dengan beragam tuduhan apa pun, selama kami setia pada jalan kerakyatan, setia pada jalan ideologi Pancasila, kami bakal kebal terhadap beragam tuduhan tersebut," ujar Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto saat peluncuran kitab Profesor Mahfud MD mengenai Politik Hukum di University Club UGM, Kamis (25/6).

Menurutnya, tuduhan-tuduhan seperti menjadi dalang unjuk rasa merupakan bagian dari akibat politik nan kudu dihadapi. Namun, tekanan tersebut diklaim justru membikin seluruh jejeran kader PDIP semakin solid untuk bergerak memihak masyarakat miskin dan tertindas, sesuai dengan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial Pancasila.

Merespons dinamika aktivitas mahasiswa saat ini, dia mengatakan, dalam sejarah Indonesia, seperti peristiwa tahun 1965, aktivitas mahasiswa kerap kali coba ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu. Kendati demikian, dia menyatakan tetap meletakkan kepercayaan penuh pada integritas moral para mahasiswa.

"Kami tetap percaya kepada idealisme dari mahasiswa," tegasnya.

Lebih lanjut, dirinya mendorong agar ada tindakan nyata untuk menghalau pihak-pihak nan mencoba memutarbalikkan hadapan aktivitas mahasiswa. Hasto berambisi kemurnian jiwa patriotisme mahasiswa dapat terus terjaga melalui pendapat konkret dan kaderisasi pembangunan nasional.

Di sisi lain, dia juga menyatakan keterbukaannya secara kelembagaan untuk mendengarkan kritik, melakukan evaluasi, dan menjawab aspirasi tersebut demi mewujudkan kerakyatan nan berkeadilan sosial. (AT/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia