Ditekuk Tim Debutan Samarinda di MLSC All-Stars, Wakil Jakarta Persoalkan Mental

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kapten tim kapten tim All Stars Jakarta, Albianca Raula (jersey pink) saat berkompetensi di MLSC All Stars pada Selasa (23/6/2026) di Stadion Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Pesepak bola wanita asal tim All-Stars Jakarta, Albianca Raula, membeberkan penyebab kekalahan timnya kala menghadapi tim All-Stars Samarinda nan berstatus sebagai debutan di arena ini. Menurutnya, aspek mental menjadi persoalan timnya kandas meraih tiga poin.

Dalam laga perdana MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars, Selasa (23/6), tim All Stars Jakarta kalah dari All Stars Samarinda dengan skor 1-2. Padahal, tim Jakarta merupakan salah satu tim nan diunggulkan lantaran populasinya nan lebih besar sementara Samarinda baru ikut MLSC All-Stars untuk kali pertama.

"Mental kami belum bagus di laga perdana ini. Semoga ke depannya bisa lebih baik. Permasalahannya lebih ke mental saja," kata kapten tim All Stars Jakarta, Albianca Raula kepada kumparanBOLANITA, Selasa (23/6).

Meski begitu, Albianca percaya timnya bakal bangkit.

"Belum rezekinya tim All Stars Jakarta. Semoga next bisa lebih baik lagi," terangnya.

Kapten tim kapten tim All Stars Jakarta, Albianca Raula (jersey pink) saat berkompetensi di MLSC All Stars pada Selasa (23/6/2026) di Stadion Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Beda Tahun, Beda Kualitas

Albianca juga mengatakan bahwa perhelatan MLSC All-Stars tahun ini berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Pastinya berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kotanya beda, strategi tim juga beda dan semua mau juara," ungkapnya.

Ia mengakui skuadnya buta dengan kekuatan tim All-Stars Samarinda. Sebab, kedua tim belum pernah berantem di arena MilkLife All Stars tahun lalu.

"Kami tidak tahu gimana tim All Stars Samarinda bermain. Karena kami belum pernah bertemu. Kekalahan di laga ini menjadi arena pertimbangan bagi kami," ungkapnya.

Pelatih tim All Stars Jakarta, Sasi Kirana, juga punya pendapat nan nyaris sama. Ia bilang, pertandingan pertama merupakan laga krusial.

"Hasil nan kurang baik ini menjadi pembelajaran kami. Melawan tim baru tentu memberikan pengalaman baru juga untuk kami," katanya, Selasa (23/6).

"Pertandingan ini tidak hanya soal bentuk dan taktik. Tetapi juga mental menjadi aspek di lapangan. Kami sudah mencoba pressing, tetapi gagal. Kemudian pakai opsi 1, 2, 3 sampai peluit akhir hasil nan kami dapat kurang baik," terangnya.

Perihal pertimbangan pasca laga pertama ini bakal difokuskan ke persoalan mental. Di sisi lain dia percaya dengan pemain nan dibawa di skuadnya. Terlebih tim All Stars Jakarta sudah bisa berada di arena nasional ini.

"Finishing menjadi pertimbangan kami. Nanti malam bakal ada pertimbangan juga berbareng pemain dan pelatih. Kami bakal carikan solusi apa nan belum dikeluarkan oleh mereka," imbuhnya.

Pemain tim All Stars Jakarta, Andien Haifa Syakira mengatakan, dirinya kaget dengan hasil akhir laga. Menurutnya, timnya sudah siap untuk arena ini.

"Soal kekalahan ini agak kaget juga lantaran tim kami sudah siap banget. Ke depannya kudu perbaiki finishing dan langkah bertahan. Selain itu juga komunikasi di atas lapangan," imbuhnya.

***

Seluruh pertandingan MilkLife Soccer Challenge All-Stars dapat disaksikan langsung secara cuma-cuma di Supersoccer Arena, Kudus alias melalui live streaming di YouTube kumparan.

embed from external kumparan
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan