Dirut BAKTI Buka-Bukan Dampak Nyata Infrastruktur Digital

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Konektivitas digital menjadi salah satu fondasi krusial bagi pemerataan pembangunan di Indonesia, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Meski cakupan internet telah menjangkau 98% desa dan kelurahan, tetap ada sekitar 2.000 desa nan belum terhubung. Wilayah Papua menjadi salah satu tantangan terbesar, lantaran kondisi geografis dan akses infrastruktur.

Sejumlah upaya ditempuh pemerintah untuk memperluas konektivitas, mulai dari pembangunan prasarana di wilayah 3T, hingga lelang gelombang untuk mendorong jasa internet nan lebih sigap dan terjangkau.

Dalam upaya memberikan pemerataan akses internet, BAKTI turut menghadirkan coverage internet di wilayah 3T, dengan beberapa prasarana seperti base transceiver station (BTS) 4G, jaringan serat optik Palapa Ring, hingga Satelit Republik Indonesia (Satria-1) dengan kapabilitas 150 Gbps.

Saat ini, upaya BAKTI menghadirkan akses internet di 3.864 titik jasa publik dan sinyal 4G di 6.747 desa. Akses internet juga diberikan di lebih dari 31.000 letak di beragam wilayah Indonesia. Konektivitas ini mencakup sektor pendidikan dengan persentase sekitar 68%, kesehatan dengan persentase 5,89% untuk mendukung e-government.

Tak hanya pendidikan dan kesehatan, sekitar 19,9% letak merupakan instansi pemerintahan dan pusat aktivitas masyarakat. Infrastruktur ini dimanfaatkan di pasar tradisional, tempat ibadah, pos pertahanan dan keamanan, letak usaha, hingga akomodasi transportasi publik.

Untuk membahas lebih jauh mengenai akibat prasarana BTS BAKTI, CNBC Indonesia menggelar special segment Digital Movement, dengan tema "Mengukur Dampak Nyata Infrastruktur Digital: Dari BTS BAKTI hingga Pertumbuhan Ekonomi Desa". Digital Movement bakal berjalan pada Rabu, 28 Oktober pukul 15.30 WIB.

Special Segment ini menghadirkan perbincangan eksklusif dengan Direktur Utama BAKTI Fadhilah Mathar. Bersama host CNBC Indonesia, narasumber bakal memaparkan pentingnya konektivitas internet sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi di wilayah prioritas pembangunan hingga akibat kehadiran BTS BAKTI terhadap perekonomian desa.

Jangan sampai ketinggalan Special Segment secara live hanya di CNBC Indonesia TV dan www.cnbcindonesia.com. Pantau terus CNBC Indonesia untuk pembaruan seputar ekonomi dan bisnis.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑