Diperiksa soal Hercules, Anak Penulis Ahmad Bahar Bawa Sejumlah Bukti

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan terhadap anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana mengenai laporannya terhadap Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal soal dugaan penyekapan, Selasa (2/6).

Ilma bakal dimintai keterangannya selaku pelapor selaku korban oleh interogator Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Alhamdulillah hari ini kita bakal mendampingi saudari Ilma untuk dimintai penjelasan sebagai korban dalam kasus dugaan penyanderaan nan terjadi pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2026," kata kuasa norma Ilma, Gufroni di Polda Metro Jaya, Selasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang sebagaimana kita ketahui bahwa nan kita laporkan adalah kerabat Hercules dan beberapa pengurus ormas Grib Jaya nan telah melakukan tindakan persekusi, intimidasi ya, sehingga Saudari Ilma dibawa paksa dari rumahnya di Cimanggis, Depok, menuju markas Grib di Kedoya," sambungnya.

Disampaikan Gufroni, pihaknya telah membawa sejumlah peralatan bukti nan nantinya bakal diserahkan ke interogator mengenai dugaan pidana nan dilakukan Hercules.

Salah satunya adalah bukti video. Gufroni menyebut dalam video itu memperlihatkan momen saat Ahmad Bahar diapit oleh dua orang nan menggunakan masker hitam.


"Di sini terlihat sekali seakan-akan Ahmad Bahar itu seperti maling nan ditangkap dalam 1 x 24 jam. Jadi video ini juga bakal kami serahkan sebagai bagian dari rangkaian peristiwa penyanderaan meskipun peristiwa ini, video ini terjadi pada hari Jumat sebelumnya," tutur dia.

Kemudian bukti lainnya adalah foto nan memperlihatkan momen sebelum Ilma dibawa oleh sejumlah personil GRIB Jaya dari rumahnya.

"Jadi jelas ini ada beberapa personil Grib Jaya nan mereka mengintimidasi hari Minggu dari mulai jam 14.00 siang sampai jam 17.00. Ya, agar Ahmad Bahar untuk dibawa, tapi lantaran tidak ada, mereka masuk ke dalam rumah kemudian putrinya lah nan disandera nan dibawa ke markas GRIB," tutur Gufroni.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal dilaporkan ke Polda Metro Jaya mengenai dugaan penyekapan terhadap anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana.

Laporan itu dilayangkan Ilma dengan didampingi kuasa hukumnya, Gufroni pada Jumat (22/5). Selain Hercules, Ilma juga melaporkan personil GRIB Jaya diduga nan menjemput paksa dirinya.

"Bagi kami, ini sudah masuk kepada tindak pidana, ya, penyanderaan, kemudian penculikan, ancaman verbal, kemudian penggunaan senjata api dan segala macam," kata Gufroni kepada wartawan.

Laporan Ilma itu diterima Polda Metro Jaya dan teregister dengan nomor LP/B/3679/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 Mei 2026.

Selain dugaan penyekapan, Ilma juga melaporkan mengenai peretasan WhatsApp. Laporan ini teregister dengan LP/B/3679/V/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 22 Mei 2026.

Merespon laporan itu, GRIB Jaya lantas melaporkan kembali anak penulis Ahmad Bahar, Ilma Sani Fitriana dan kawan-kawan ke Polda Metro Jaya, Senin (25/5).

Laporan tersebut diterima dan teregister dengan nomor LP/B/3749/V/2026/SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 25 Mei 2026. Ilma dipolisikan mengenai Pasal 264 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana penyebaran buletin bohong.

"Jadi laporan itu sebagai terlapornya saudari IF dan kawan-kawan. Laporannya menyebarkan buletin dan info tidak komplit tidak pasti dan berlebihan," kata ahli bicara tim kuasa norma GRIB Jaya, Hika TA Putra di Polda Metro Jaya.

(dis/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional