Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN nan diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia nan d(PLN)

PT PLN (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Data Centers) dalam pengembangan prasarana kelistrikan berkapasitas total 1,2 gigawatt (GW) untuk area pusat info (data center) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan jasa digital di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan corak komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri info center nasional melalui penyediaan pasokan listrik nan andal dan berkelanjutan.

Dukungan tersebut mencakup penyediaan pasokan listrik sebesar 788 MVA untuk site CGK4 di Jatiluhur, Jawa Barat pada tahap awal, kemudian dilanjutkan dengan penguatan kapabilitas kelistrikan sebesar 60 MVA untuk site CGK3A di Jakarta Selatan dan pengembangan jaringan tegangan tinggi sebesar 385 MVA untuk site CGK5 di Suryacipta, Jawa Barat.

CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas pelayanan nan optimal dalam mendukung operasional prasarana pusat info nan identik dengan komputasi berperforma tinggi.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN nan selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung keandalan operasional akomodasi info center milik BDx Indonesia,” ujarnya saat penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Kantor PLN Pusat, Selasa (19/5).

Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan prasarana PLN memberikan kepastian bagi BDx dalam menjalankan pengembangan kapabilitas pusat info secara berkepanjangan di Indonesia.

“Melalui kerjasama ini, kami dapat membangun prasarana nan handal dan siap mendukung kebutuhan AI, sekaligus memenuhi permintaan jangka panjang dari perusahaan hyperscaler dan beban kerja digital nan berdaulat,” tambah Agus.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri info center di Indonesia melalui kesiapan pasokan listrik nan andal. Menurutnya, kebutuhan daya sektor info center, khususnya nan berbasis AI, bakal terus meningkat seiring pesatnya transformasi digital nasional.

“Pertumbuhan industri info center di Indonesia, khususnya nan berbasis AI, memerlukan support listrik nan tidak hanya besar secara kapasitas, tetapi juga andal dan stabil. Kami memahami bahwa kepastian daya adalah jantung dari prasarana digital ini. Karena itu, PLN siap memastikan BDx Indonesia dapat berekspansi secara optimal,” ujar Adi.

Penyaluran daya untuk site CGK4 direncanakan dilakukan secara berjenjang dalam tiga fase, ialah Tahap I sebesar 2 x 150 MVA, Tahap II meningkat menjadi 2 x 265 MVA, hingga mencapai kapabilitas akhir Tahap III sebesar 2 x 380 MVA.

Untuk mendukung keandalan pasokan, PLN juga membangun Gardu Induk (GI) 150 kilovolt (kV) Jatiluhur Baru. nan bakal memasok listrik ke area info center BDx.

“PLN juga telah menyiapkan dua line bay unik pada Gardu Induk tersebut untuk melayani kebutuhan kelistrikan Site CGK4 secara optimal,” tambah Adi.

Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa sinergi antara PLN dan BDx Indonesia merupakan kemitraan jangka panjang nan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 

Tidak hanya Site CGK4, dalam kesepakatan ini PLN juga telah dipercaya mengamankan pasokan daya untuk akomodasi utama BDx Indonesia lainnya, ialah Site CGK3A di Cilandak, Jakarta Selatan, serta Site CGK5 di area industri Suryacipta.

“Sinergi ini bukan sekadar jual beli listrik, melainkan kerjasama strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi di sektor teknologi tinggi. PLN terus beralih bentuk menjadi mitra andal bagi seluruh penanammodal digital di tanah air,” tandas Adi. (RO/Z-2)
 

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia