Dinsos Sebut Karawang Jadi Magnet Gelandangan dan Pengemis dari Luar Daerah

Sedang Trending 5 jam yang lalu

Karawang jadi wilayah tujuan gembel dan peminta-minta hingga pemulung.

, KARAWANG – Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan bahwa wilayahnya sekarang menjadi wilayah tujuan utama aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari luar daerah. Hal ini terungkap setelah razia campuran nan dilakukan pada Kamis malam (23/7) sukses menjaring 52 orang. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Karawang, Marwati, menjelaskan bahwa selain berstatus sebagai area industri, Karawang juga merupakan wilayah perlintasan. Kedua aspek ini menjadi argumen kuat bagi para pendatang untuk mencari penghasilan di wilayah tersebut.

Pendapatan Lebih Menjanjikan

Dari hasil pendataan terhadap 52 orang nan terjaring razia, hanya 34 orang nan tercatat sebagai penduduk Karawang. Sebanyak 18 orang sisanya merupakan pendatang dari beragam wilayah di Jawa Barat, apalagi ada nan berasal dari Lampung dan Jawa Timur.

Marwati mengungkapkan bahwa para pendatang ini merupakan golongan nan berpindah-pindah dari satu wilayah ke wilayah lain. Mereka mengaku memilih Karawang lantaran potensi penghasilan nan jauh lebih besar dibandingkan wilayah asal mereka.

Para gelandangan, pengemis, dan pengamen mengaku bisa memperoleh pendapatan sekitar Rp70.000 hingga Rp150.000 per hari saat beraktivitas di Karawang. Sementara itu, para pemulung dari luar wilayah mengaku bisa menjual peralatan rongsokan dengan nilai Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram, lebih tinggi dari nilai di wilayah lain.

Penanganan Butuh Pendekatan Rehabilitasi

Kepala Dinas Sosial Karawang, Agus Kurnia, menegaskan bahwa penanganan terhadap gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen tidak bisa hanya selesai dengan penertiban alias razia. Diperlukan pendekatan nan lebih komprehensif melalui rehabilitasi sosial, pemberdayaan, dan pemulihan kegunaan sosial.

Pendekatan ini bermaksud agar mereka dapat kembali menjalankan kehidupan secara lebih berdikari dan tidak kembali lagi ke jalanan. Dinas Sosial juga mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen nan memerlukan penanganan.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional