Dinsos Kota Padang Bakal Beri Pembinaan 3 Bocah yang Bobol 5 Toko HP

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Tangkapan layar 3 bocah membobol lima toko HP di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, tertangkap saat masuk ke markas TNI AL. Foto: Dok. Polresta Padang

Dinas Sosial Kota Padang, Sumatera Barat, bakal memberikan pembinaan untuk tiga anak nan melakukan pencurian di lima toko handphone. Mereka kedapatan mencuri ponsel di pusat perbelanjaan Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat, beberapa hari lalu.

Pembinaan nan diberikan beragam menyesuaikan perilaku ketiga anak tersebut. Adapun ketiganya berinisial AD (13), MA (11), dan HB (14).

Identitas AD dan MA diketahui berasas Kartu Keluarga. Sementara HB, tidak mempunyai kartu keluarga, orang tuanya juga tidak diketahui keberadaannya.

Kadinsos Kota Padang, Eri Sendjaya sudah mendengar berita pencurian nan dilakukan ketiga anak nan telah putus sekolah itu. Ia membenarkan kejadian pencurian tersebut.

Pihaknya sekarang sedang menyusun corak pembinaan bagi ketiga anak di bawah umur tersebut.

"Pembinaan nan kami berikan bermacam-macam. Nanti psikolog kami bakal bertanya kepada anak-anak tersebut sejauh mana perbuatan tidak terpuji nan dilakukan. Apakah penyebabnya lantaran pengaruh gadget, lingkungan alias murni dari si anak itu sendiri. Dari situ bakal diambil konklusi untuk kami berikan pembinaan," katanya kepada kumparan, Rabu (26/8) sore.

Eri menambahkan, penanganan terhadap Anak nan Berhadapan dengan Hukum (ABH) perlu peran serta semua pihak. Ia menjelaskan, ketiga anak tersebut saat ini berada di tempat penitipan Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) Dinsos Kota Padang.

"Ketiganya dalam pengawasan kami. Sehingga anak tidak terbebani dengan masalah nan sedang dihadapi. Tempat penitipan ini memang diperuntukkan sebagai tempat sementara bagi Anak nan Berhadapan dengan Hukum sampai ada keputusan norma dari pihak berwenang," terangnya.

Di lain sisi, Eri menyampaikan info jika pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Hal ini mengenai modus dari ketiga anak tersebut melakukan pencurian.

"Apakah memang murni perilaku si anak alias ada pihak lain nan menjadikan ketiga anak ini sebagai alat. Informasi nan kami dapat demikian," jelasnya.

Sementara itu, mengenai latar belakang family dari ketiga anak tersebut Dinsos Kota Padang tetap menelusurinya.

"Masih kami telusuri, makanya pembinaan tidak bisa hanya dari pemerintah saja. Melainkan memerlukan pendekatan kekeluargaan," ujarnya.

Pihaknya juga meminta kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Sehingga tidak terjerumus ke dalam perilaku tidak terpuji.

"Orang tua kudu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan sampai persoalan sosial di lingkungan memberikan akibat bagi perkembangan mereka ke depannya," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan