Binti Mufarida
, Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |16:09 WIB

Dikritik Kabinet Gemuk, Prabowo: Mana nan Tidak Efisien? (Foto: Tangkapan Layar/Setpres)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menjawab tudingan bahwa pemerintahannya mempunyai kabinet gendut dan tidak efisien. Prabowo menegaskan, Indonesia merupakan negara besar dengan jumlah masyarakat nyaris 300 juta jiwa.
Hal itu disampaikan Prabowo saat membuka pidato dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).
“Koalisi kita besar, betul lantaran saya mau sebanyak mungkin kekuatan berasosiasi untuk menjalankan perbaikan kehidupan rakyat kita,” kata Prabowo.
Prabowo merespons pemerintahannya mendapat tudingan mempunyai kabinet gendut apalagi tidak efisien. “Kita dituduh kabinet gendut ya kan. Tidak efisien," kata Prabowo.
Prabowo kemudian menjawab kritik kabinet gendut dengan membandingkan luas wilayah Indonesia dengan Eropa. Prabowo dalam kabinetnya memerlukan lebih banyak orang untuk menjangkau seluruh masyarakat Indonesia hingga ke pelosok.
“Tapi saudara-saudara, saya ingatkan negara kita nyaris 300 juta. Negara kita fisiknya sebesar Eropa. Eropa itu, 30 negara. Ada 30 kabinet, ada 30 Menteri Keuangan, ada 30 Panglima TNI, ada 30 Jaksa Agung, ada 30 Kapolri,” ujarnya.
“Indonesia satu kabinet saudara-saudara. Mana nan tidak efisien? Mana nan tidak efisien?” tegas Prabowo.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·