Liputan6.com, Jakarta - Seorang wanita nan diduga sebagai pelaku copet diarak dengan tangan diborgol sembari mengenakan karton bertuliskan “Saya Copet” di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang.
Insiden tersebut direkam oleh salah satu visitor dan videonya kemudian viral di media sosial.
Terkait perihal itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, kejadian itu terjadi pada Senin 20 April 2026, pukul 16.00 WIB. Menurut dia, perihal ini bermulai saat korban hendak berbelanja sembari menunggu kereta.
Saat mau mencari ponsel dalam tasnya, rupanya sudah raib. Belakangan diketahui, ponsel milik korban digondong oleh seorang wanita nan diketahui belakangan berinisial ES.
"Karena korban sadar kemudian korban mengejar diduga pelaku, dengan support security pak Abizar dan dodi akhirnya diduga pelaku sukses di amankan," kata Dhimas saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (22/4/2026).
Pelaku Dipulangkan
Barang bukti satu unit iPhone 10 warna putih diamankan. Korban memilih tidak membikin laporan polisi lantaran mau buru-buru pulang kampung dengan kereta.
"Selanjutnya peralatan bukti diserahkan kembali ke korban dan selanjut diduga pelaku dibawa ke instansi pengelola," ujar dia.
Untuk pengaruh jera, pengelola mengarak pelaku mengelilingi jembatan. Tulisan “saya copet” dipasang di lehernya.
"Setelah itu pelaku dipulangkan oleh pihak pengelola JPM," tandas dia.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·