Jakarta -
SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) mendapat sertifikat kurikulum internasional alias IB Diploma Programme (IBDP) dari Regional Director, Asia Pasific International Baccalaureate Organization. Penyerahan sertifikat ini langsung diterima oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AS SDM) Polri Irjen Anwar, serta Chief Finance Officer of International Baccalaureate Organization (IBO), Umeet Shah. Acara ini digelar di Mabes Polri, Jakarta.
"Alhamdulillah hari ini kita telah meresmikan aktivitas pengukuhan pengurus pelaksana Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bayangkara sekaligus kita mendapatkan penyerahan sertifikat IPDB dari International Baccalaureate Organization untuk SMA KTB," kata Jenderal Sigit kepada wartawan di lokasi, Kamis (12/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima penyerahan sertifikat kurikulum internasional alias IB Diploma Programme (IBDP) dari Regional Director, Asia Pasific International Baccalaureate Organization. Foto: dok. istimewa
Jenderal Sigit menyebut SMA KTB untuk mendapat sertifikat IBDP itu tidak mudah. Menurutnya, proses betul-betul dilaksanakan dengan ketat.
"Harapan kita dengan kita menerima sertifikat IBDP tersebut SMA KTB betul-betul bisa melaksanakan apa nan menjadi program Bapak Presiden untuk membentuk sekolah unggulan," ucapnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima penyerahan sertifikat kurikulum internasional alias IB Diploma Programme (IBDP) dari Regional Director, Asia Pasific International Baccalaureate Organization. Foto: dok. istimewa
Dia mengatakan SMA KTB bermaksud untuk menyiapkan para siswa-siswinya menjadi generasi muda unggulan. Dari SMA KTB, para siswa-siswi diharapkan bisa melanjutkan ke sekolah-sekolah kedinasan alias kampus unggulan bertaraf internasional.
"Tentunya sasaran dan angan kita bisa masuk sekolah unggulan internasional 10 besar ya, angan kita seperti itu. Mudah-mudahan seluruh kerja keras nan dilakukan baik mulai dari rekrutmen sampai dengan proses pendidikan nan sekarang sudah berlangsung, saat ini sudah melangkah dua gelombang," ujar Kapolri.
"Kita harapkan betul-betul bisa mencetak generasi muda, calon-calon pemimpin di masa nan bakal datang untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," imbuhnya.
(fas/dhn)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·