Jakarta -
Persatuan Istri Anggota (PIA) DPR RI menggelar khitanan massal bagi 110 anak di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.
Ketua PIA DPR RI Euis Handayani Dasco mengatakan aktivitas tersebut merupakan corak kepedulian kepada anak-anak dan masyarakat. Khitanan massal digelar bekerja sama dengan Pertamina.
"Khitanan massal ini sengaja kita buat untuk mewujudkan kepedulian kita kepada anak-anak bangsa Indonesia, kepada masyarakat. Jadi kerja sama antara PIA DPR RI dengan PT Pertamina," kata Euis di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan khitanan massal nan digelar PIA DPR (Anggi/detikcom)
Euis mengatakan khitanan massal ini merupakan penyelenggaraan nan kedua. Jumlah peserta bertambah dibandingkan tahun lalu.
"Tahun ini sudah tahun kedua dan diikuti peserta 110 anak. Tahun lampau 100, penambahan 10 sebenarnya memang kita targetkan hanya 100, tapi lantaran animonya banyak, ya sudah kita tambah," ujarnya.
Dia mengatakan peserta mendapatkan jasa khitan oleh tenaga profesional. Selain itu, anak-anak juga mendapat bingkisan dan duit saku.
Kegiatan khitanan massal nan digelar PIA DPR (Anggi/detikcom)
Euis berambisi aktivitas tersebut bisa menjangkau anak-anak nan memerlukan jasa khitan dengan akomodasi nan nyaman. Dia mengatakan anak-anak nan sehat merupakan daya bagi family dan bangsa.
"Semoga bisa terjangkau untuk memberikan akomodasi kepada anak-anak nan memerlukan khitan dengan nyaman, dengan tenaga profesional, terus kita juga bisa berbagi," katanya.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal berambisi aktivitas tersebut bisa membantu anak-anak nan berasal dari family kurang mampu. Menurutnya, khitanan nan digelar di DPR bakal memberi kenangan nan baik bagi anak-anak tersebut.
"Untuk aktivitas khitanan massal ini semoga dapat membantu. Kadang kan untuk membantu anak-anak yang, maaf ya, nan tidak mampu, dia bisa bersunat lantaran kan itu sunat itu wajib," kata Cucun.
(amw/haf)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·