Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |19:22 WIB

Transformasi digital dinilai menjadi aspek kunci dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Indonesia. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA — Transformasi digital dinilai menjadi aspek kunci dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di Indonesia, seiring modernisasi sistem manajemen perpajakan nan terus berjalan.
Digitalisasi sistem perpajakan disebut memberikan akibat signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, terutama melalui peningkatan transparansi, kemudahan layanan, serta penguatan kepercayaan terhadap otoritas pajak.
Ekonom Sabar Pardamean mengatakan kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh kombinasi sistem digital, tingkat kepercayaan, serta efektivitas pengawasan oleh otoritas pajak.
“Administrasi pajak digital mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Kepercayaan wajib pajak dan kewenangan otoritas juga memperkuat tingkat kepatuhan,” ujar Sabar, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah jasa seperti e-filing, e-billing, hingga e-invoicing merupakan bagian dari modernisasi sistem perpajakan nan terus dikembangkan pemerintah.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·