Tangguh Yudha
, Jurnalis-Kamis, 10 September 2026 |12:37 WIB

Pemerintah mempercepat digitalisasi support sosial (bansos) dan menargetkan 80% proses tersebut rampung pada Oktober 2026. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – Pemerintah mempercepat digitalisasi support sosial (bansos) dan menargetkan 80% proses tersebut rampung pada Oktober 2026.
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah telah merancang peluncuran alias roll out digitalisasi bansos pada pekan ketiga Oktober. Ia berambisi sebagian besar proses telah rampung saat program tersebut diluncurkan.
"Kemarin Presiden memberikan pengarahan kepada saya sebagai Ketua Komite untuk mempercepat proses ini semua. Kami tadi sudah merancang pada bulan Oktober minggu ketiga kita bakal bisa roll out. Kita berambisi pada waktu itu 80 persen ini sudah selesai," ungkapnya dalam konvensi pers, Kamis (10/9/2026).
Menurut Luhut, salah satu tantangan dalam digitalisasi bansos adalah persoalan info penerima berasas desil. Namun, dia optimistis persoalan tersebut dapat terus dikurangi melalui koordinasi antarpihak.
"Masalahnya tentu tidak sesederhana itu, banyak masalah mengenai desil-desil, tapi dengan kerja nan sangat kompak menurut saya, itu bisa teratasi, makin lama makin sedikit masalah. Dan saya berambisi pada waktu Presiden roll out bulan Oktober nyaris tidak ada masalah nan serius," lanjutnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·