Didorong MBG, Usaha Akomodasi & Makan Minum Melesat 13,14% per Kuartal I 2026

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Siswa menyantap makan bergizi cuma-cuma di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/1/2026). Foto: Yudi Manar/ANTARA FOTO

BPS melaporkan pertumbuhan lapangan upaya pada kuartal I 2026. Salah satu lapangan upaya nan mencatatkan pertumbuhan paling tinggi ialah sektor akomodasi dan makan minum, alias tumbuh 13,14 persen pada kuartal I 2026 secara year on year (yoy).

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan salah satu penyebab lapangan upaya tersebut tumbuh tinggi adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Hal ini didorong oleh peningkatan penyediaan makan minuman seiring libur nasional dan juga ekspansi program Makan Bergizi Gratis,” kata Amalia dalam rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kantor BPS, Jakarta pada Selasa (5/5)

Selain itu, jasa lainnya tumbuh didorong oleh peningkatan jumlah perjalanan wisata nusantara dan kunjungan visitor mancanegara. Lapangan upaya ini tumbuh 9,91 persen pada kuartal I 2026.

Untuk lapangan upaya transportasi dan pergudangan tumbuh 8,04 persen. "Didorong oleh peningkatan jumlah perjalanan visitor nusantara dan kunjungan visitor mancanegara," tulis paparan BPS.

Dari Sisi Kontribusi Usaha

Selanjutnya BPS turut mencatat lima lapangan upaya nan paling berkontribusi besar terhadap PDB antara lain: industri pengolahan dengan porsi sekitar 19,07 persen, diikuti perdagangan 13,28 persen, pertanian 12,67 persen, bangunan 9,81 persen, dan pertambangan 8,69 persen.

Di sisi lain, terdapat beberapa sektor nan mengalami kontraksi, seperti pertambangan nan terkontraksi-2,14 persen dan pengadaan listrik dan gas sebesar-0,99 persen.

Faktor Pendongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Amalia turut menjelaskan konsumsi pemerintah menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026.

Komponen dengan pertumbuhan tinggi ialah konsumsi pemerintah nan didorong peningkatan realisasi shopping pegawai melalui pembayaran penghasilan ke-14 (THR), serta shopping peralatan dan jasa terutama shopping peralatan nan diserahkan kepada masyarakat berupa program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, percepatan konsumsi pemerintah terjadi seiring peningkatan realisasi shopping fiskal di awal tahun.

“Komponen pengeluaran nan tumbuh tinggi antara lain adalah konsumsi pemerintahan nan tumbuh lebih dari 21 persen lantaran didorong oleh meningkatnya realisasi shopping pegawai melalui realisasi pembayaran penghasilan ke-14, shopping peralatan dan jasa, terutama pada shopping peralatan nan diserahkan kepada masyarakat," kata dia.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan