Niko Prayoga
, Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2026 |14:29 WIB

Ahmad Bahar (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
JAKARTA - Penulis sekaligus ayah dari Ilma Sani Fitriana, Ahmad Bahar, mengungkapkan kronologi perincian mengenai peristiwa dugaan penyekapan terhadap anaknya oleh Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal. Hal itu diungkapkan Ahmad Bahar saat mendatangi Polda Metro Jaya untuk melakukan penjelasan pada Rabu (17/6/2026).
Ahmad mengatakan dirinya baru mengetahui kejadian tersebut sekitar waktu Magrib. Saat itu, dia mengaku tidak berada di rumah dan sedang berjamu ke salah satu tokoh.
Saat mengetahui anaknya dibawa, dia sempat mencari pertolongan kepada teman-teman pengacaranya, namun belum ada nan datang untuk membantunya. Akhirnya, dia memberanikan diri untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Depok.
“Nah, jika kaitan dengan peristiwa anak saya, saya baru tahu anak saya dibawa itu lenyap Magrib. Gara-gara dari jam 2-an siang sampai Magrib itu saya lagi berjamu di salah satu tokoh dan aturannya jika kita berjamu HP kudu dimatikan. Saya mencoba mencari pertolongan kepada banyak orang, banyak kawan-kawan lawyer, hanya saja lantaran hari itu hari Ahad, banyak nan lagi liburan, apalagi ada nan lagi di Tanah Suci,” kata Ahmad.
Ia sendiri mengaku awalnya tidak mengetahui pasti apa argumen anaknya dibawa dari kediamannya di Depok menuju Jakarta Barat. Polres Metro Depok pun akhirnya menghubungi pihak GRIB hingga akhirnya pihak GRIB mau membawa sang anak ke Polres Metro Depok dan tiba sekitar pukul 23.00 WIB.
“Jadi, saya nggak tahu apa masalahnya, kok tiba-tiba justru anak saya nan dibawa. Nah, saya kira di situlah awal mula akhirnya ada laporan nan dibuat oleh anak saya itu sendiri. Akhirnya menyampaikan ke Polres Depok dan sama, sat-set juga. Pihak Polres Depok menghubungi pihak Grib dan nggak lama kemudian menyampaikan bahwa katanya anak saya mau diantar ke Polres,” ujarnya.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·