Diam-Diam Harga AC-Kulkas Mulai Naik Rp200.000, Ini Penyebab Utamanya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa nilai elektronik mulai mengalami kenaikan seiring perkasanya dolar Amerika Serikat (AS) belakangan ini.  Per hari ini, Kamis (30/4/2026), kurs rupiah melemah terhadap dolar AS. Mengutip Refinitiv, di sesi perdagangan jelang penutupan, pukul 14.30 WIB, kurs rupiah ada di Rp17.365 per dolar AS, melemah 0,46% intraday.

Dari pantauan CNBC Indonesia di area Glodok, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026), beberapa nilai elektronik seperti lemari es dan air conditioner (AC) mengalami kenaikan nan cukup signifikan, sekitar Rp200.000 hingga Rp300.000.

Sedangkan nilai elektronik lainnya seperti mesin cuci, dispenser, hingga TV, kenaikannya condong sedikit, ialah berkisar Rp20.000 hingga Rp50.000.

Beberapa pedagang elektronik mengungkapkan selain pengaruh dari rupiah nan terus tertekan, kenaikan nilai komponen, ialah tembaga juga turut mempengaruhi.

Siti, pedagang elektronik mengatakan kenaikan paling besar terjadi pada lemari es dan AC, di mana kenaikannya bisa mencapai Rp200.000.

"Betul, nilai lemari es sama AC sudah mulai naik, ya belum lama sih. Iya lantaran dolar lagi mahal, ditambah nilai komponen seperti tembaga juga lagi mahal," kata Siti saat ditemui CNBC Indonesia, Kamis (30/4/2026).

Di tokonya, nilai AC untuk 1 PK sekarang mencapai Rp3,2 juta, dari sebelumnya sekitar Rp2,9 juta, ada kenaikan sebesar Rp225.000. Sedangkan untuk kulkas, harganya bervariasi mulai dari Rp1,5 juta untuk lemari es satu pintu hingga Rp17 juta untuk lemari es besar.

"AC nan 1 PK, rata-rata sekarang di nilai Rp3,2 juta, sebelumnya kan Rp2,9 juta, lumayan naiknya sih," lanjutnya.

Senada, pedagang elektronik, Jevan mengungkapkan, nilai AC juga sudah makin mahal lantaran pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Begitu juga beberapa lemari es nan dijualnya, juga mengalami kenaikan nilai lantaran komponennya juga tetap impor.

"Sejak dolar sudah sentuh Rp17.000-an, itu sudah mulai kerasa naik nilai lemari es dan AC, walaupun enggak langsung naik gitu, ya beberapa hari kemudian lah, naiknya bisa Rp200.000-an," kata Jevan.

Meski nilai AC mengalami kenaikan, tetapi banyak masyarakat nan tetap membeli lantaran kondisi cuaca di Jakarta sedang panas.

"Walaupun makin mahal, tapi nan beli tetap banyak sih, mungkin lantaran sekarang kan Jakarta lagi panas banget ya, jadi butuh AC," terangnya.

Pantauan nilai beberapa elektronik di area Glodok, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Foto: Pantauan nilai beberapa elektronik di area Glodok, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News