Sejumlah petani memotong dan menggiling padi nan siap panen di area Sungai Tiram, Marunda, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2026).

Padi nan menguning dipanen satu per satu sebelum digiling untuk memisahkan gabah.

Aktivitas tersebut menjadi pemandangan kontras di area Marunda nan terus berkembang di tengah kepungan bangunan, pergudangan, dan aktivitas industri.

Produktivitas sawah Sungai Tiram tak lepas dari kesiapan sistem irigasi nan bisa menjaga pasokan air hingga masa panen. Kondisi ini menjadi berkah bagi petani ketika musim tandus membikin sejumlah wilayah pertanian menghadapi keterbatasan air.

Bagi petani, jaringan irigasi menjadi penopang krusial agar lahan tetap dapat ditanami dan menghasilkan pangan meski hujan tidak turun secara rutin. Pengelolaan air nan baik juga membantu menjaga tanaman dari ancaman kekeringan.

Di tengah lanskap pesisir Ibu Kota nan identik dengan permukiman padat dan area industri, hamparan sawah tetap menunjukkan produktivitasnya.

Panen di Sungai Tiram sekaligus menunjukkan bahwa pertanian tetap mempunyai ruang untuk memperkuat di tengah pesatnya perkembangan Jakarta. Di antara bangunan, industri, dan aktivitas perkotaan, sawah tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir Marunda.

Hamparan padi nan dipanen menjadi pengingat bahwa keterbatasan lahan bukan satu-satunya tantangan pertanian. Ketika kesiapan air dan prasarana irigasi terjaga, lahan pertanian tetap bisa berproduksi dan menghasilkan pangan di tengah tekanan musim kemarau.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·