Jemaah haji Indonesia gelombang kedua sudah mulai memasuki Madinah setelah merampungkan puncak haji di Makkah. Di Madinah, jemaah diimbau untuk berkunjung ke makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi.
Hal tersebut disampaikan oleh Musyrif Diny Haji 2026 KH Abdullah Kafabihi Machrus.
“Itu etika bagi umat Islam nan melaksanakan ibadah haji,” katanya di Kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Makkah, di Sysyah, Kota Makkah.
Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, ini mengatakan, di maqbarah Rasulullah jemaah haji diimbau mengucapkan salam, ialah “Assalamualaikum ya Rasulullah”.
Selain melaksanakan Arbain alias salat berjemaah 40 waktu tanpa putus, kata dia, di Madinah jemaah haji dianjurkan memperbanyak membaca selawat Nabi.
“Selawat apa saja nan bisa,” tambah Rais Syuriyah PBNU ini.
Dia juga membujuk agar jemaah haji selalu menjaga kesehatan, mempertimbangkan aktivitas dengan kondisi badan. Jangan sampai niat beragama tapi kesehatan terlupakan.
Lalu, sepulang ke Tanah Air, jemaah haji dihadapkan dapat menjaga dan melaksanakan kebaikan positif nan dipraktikkan selama melaksanakan ibadah haji agar berbobot mabrur di sisi Allah.
“Haji nan mabrur, tiada lagi balasannya selain surga,” katanya.
Jemaah gelombang kedua mulai diberangkatkan dari Makkah ke Madinah ditandai dengan berangkatnya 14 golongan terbang (kloter) pada Minggu (7/6).
Pemberangkatan perdana dimulai dari kloter Jakarta-Pondok Gede (JKG) 18 nan membawa 439 jemaah menggunakan 11 bus. Kini, kloter-kloter lain satu per satu terus berangkat menuju Madinah.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·