Di Hadapan Prabowo, AHY Jelaskan Maksud Pidato soal Kekuasaan-Sikap Demokrat

Sedang Trending 40 menit yang lalu
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memberikan sambutan dalam seremoni HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Kompleks GBK, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Foto: YouTube/ Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan sikap dan posisi partainya langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam seremoni HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9).

AHY menjelaskan maksud pidato politiknya beberapa hari lampau agar tidak disalahartikan publik, terutama soal kekuasaan dan komitmen partai di dalam pemerintahan.

Di hadapan Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan para ketua partai politik, AHY menegaskan bahwa perjalanan 25 tahun Partai Demokrat mengajarkan bahwa politik jauh lebih luas dari sekadar perebutan bangku kekuasaan.

“Semua perjalanan itu mengajarkan kepada kami bahwa politik bukan sekadar tentang kejuaraan dan kekuasaan. Politik adalah tentang gimana kepercayaan rakyat dijawab dengan kerja dan pengabdian,” ujar AHY.

AHY menuturkan, empat hari sebelum aktivitas puncak HUT ke-25, dirinya sempat menyampaikan pidato politik refleksi internal. Klarifikasi langsung ini sengaja disampaikan di depan Presiden demi menghindari spekulasi alias distorsi makna.

“Pada kesempatan nan baik ini, izinkan saya mempertegas isi dari pidato politik tersebut, lantaran saya cemas ada nan salah tafsir,” tutur AHY.

Secara lugas, AHY menggarisbawahi support penuh Partai Demokrat terhadap jalannya Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Posisi Demokrat jelas! Kami mau pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil. Tidak ada perihal lain selain kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan ini,” tegas AHY disambut riuh tepuk tangan ribuan kader di arena.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan