Jakarta -
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan Polri bakal menurunkan tim mengusut dugaan pelanggaran maupun tindak pidana di pasar modal. Kapolri menegaskan tim bakal bergerak sesuai perangkat bukti nan dikumpulkan.
Kapolri Jenderal Suyudi menyampaikan perihal tersebut saat mengunjungi BEI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2026). Kapolri ikut dalam rombongan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Danantara, dan petinggi OJK.
"Kami dari Polri tentunya bakal menurunkan tim dari Bareskrim Polri sesuai dengan info dan pengaduan nan kami dapatkan, adanya dugaan pelanggaran maupun tindak pidana pasar modal dan tentunya dengan perangkat bukti nan kami bakal kumpulkan," kata Jenderal Suyudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suyudi menegaskan Polri bakal mengambil tindakan tegas dalam perihal dugaan pidana di pasar modal. Suyudi menyebut perihal ini dilakukan semata-mata demi memberikan kepastian norma di bumi pasar modal.
"Kami bakal melakukan tindakan nan tegas dalam rangka memberikan kepastian norma mengenai dengan persoalan di bumi pasar modal ini," kata Suyudi.
Dasco kemudian menambahkan penjelasan dari pernyataan Jenderal Suyudi. Dia menyebut Polri bakal mengambil tindakan terhadap perseorangan maupun sekuritas nan terlibat tindak pidana di pasar modal.
"Yang disampaikan Pak Kapolri itu termasuk sekuritas dan perorangan nan terindikasi terlibat," kata dia.
(gbr/imk)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·