Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri menuntaskan mediasi sengketa pemutusan hubungan kerja (PHK) 103 pekerja salah satu perusahaan di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Pihak perusahaan akhirnya sepakat mencabut surat PHK tersebut usai dimediasi Polri.
Mediasi dipimpin oleh Dirtipidter Bareskrim Polri selaku Kepala Desk Ketenagakerjaan Polri, Brigjen Moh Irhamni, di Ruang Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri, Selasa (19/5/2026) malam.
"Bahwa mediasi nan telah dilakukan oleh Desk Ketangakerjaan dengan para pihak, telah mencapai kesepakatan," kata Irhamni dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2026).
Sengketa ini bermulai saat produsen ban tersebut melakukan restrukturisasi di bagian logistik dan menyerahkan operasionalnya kepada pihak ketiga. Pada 1 Mei 2026, perusahaan melakukan PHK terhadap 130 pekerja.
"Terdapat 27 pekerja menerima PHK tersebut dan 103 pekerja menolak PHK sepihak nan dilakukan oleh perusahaan," jelas Irhamni.
Penolakan ini memicu ketegangan. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) kemudian merencanakan tindakan unjuk rasa di letak pabrik hari ini.
Desk Ketenagakerjaan Polri kemudian turun tangan melakukan mediasi. Irhamni menjelaskan mediasi dihadiri oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana Igor S Zyemit.
"Pihak perusahaan mencabut surat PHK terhadap 103 orang pekerja tersebut. Perselisihan kepentingan nan ada bakal diselesaikan melalui sistem Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) nan sesuai patokan perundang-undangan," ujarnya.
Presiden KSPSI Andi Gani menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, penyelesaian polemik itu merupakan corak keberhasilan perbincangan dan pemenuhan hak-hak pekerja.
"KSPSI sejak awal menilai tindakan PHK sepihak terhadap 103 pekerja tersebut sangat mencederai rasa keadilan. Apalagi, PHK terjadi hanya beberapa hari setelah peringatan May Day 2026 di Monas. Kami bergerak sigap untuk memastikan hak-hak pekerja dipulihkan," ujar Andi Gani.
Dia mengapresiasi langkah sigap Desk Ketenagakerjaan Polri nan dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia mengatakan Polri telah memberi perhatian terhadap nasib buruh.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Dirtipidter Bareskrim Brigjen Pol Irhamni, serta seluruh pihak nan memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini hingga tercapai kesepakatan nan baik bagi pekerja maupun perusahaan," tuturnya.
Andi menyebut rencana tindakan unjuk rasa nan bakal digelar hari ini dibatalkan. Ketua PUK KEP KSPSI PT Multistrada Guntoro juga menyampaikan apresiasi atas support penuh KSPSI dan Polri.
"Kami menyampaikan terima kasih sebesar besarnya kepada Kapolri, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Dirtipidter Bareskrim Brigjen Pol Irhamni, serta seluruh pihak nan telah membantu hingga hak-hak 103 pekerja PT Multistrada dapat dipulihkan kembali," ujar Guntoro.
(ond/haf)
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·