Binti Mufarida
, Jurnalis-Sabtu, 19 September 2026 |14:57 WIB

Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Al-Sattari memeluk Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)
JAKARTA - Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari menyampaikan rasa haru dan apresiasinya atas kuatnya support masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Hal tersebut disampaikan usai menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (19/9/2026).
Dubes Abdalfatah mengatakan support tersebut telah dia rasakan sejak tiba di Indonesia delapan bulan lalu. Menurutnya, perhatian terhadap Palestina tidak hanya disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, tetapi juga oleh beragam pemimpin dan lapisan masyarakat Indonesia.
“Sejak saya tiba di Indonesia, selama delapan bulan, saya mulai merasakan support nan sangat besar untuk Palestina. Dan ini bukan pertama kalinya Presiden menyampaikan tentang situasi di Palestina. Dalam beragam pidatonya, dan juga para pemimpin Indonesia, mereka berbincang tentang Palestina,” ujar Al-Sattari.
Suasana di Gontor menjadi makin berarti baginya ketika nama Palestina disebut dalam sambutan Presiden Prabowo dan disambut riuh tepuk tangan para hadirin. Pada momen tersebut, Dubes Al-Sattari kemudian menghampiri Presiden dan mengalungkan kefiyyeh Palestina sebagai corak penghormatan dan terima kasih.
“Saya merasa sangat senang ketika memandang beliau hadir, dan saya memutuskan untuk memberikan kefiyyeh Palestina kepada beliau, untuk berterima kasih kepada beliau,” tuturnya.
Menurut Dubes Al-Sattari, kefiyyeh tersebut bukan sekadar barang alias simbol budaya. Baginya, kefiyyeh membawa ingatan tentang sejarah dan perjuangan rakyat Palestina. Ia menyebut pemberian tersebut sekaligus sebagai ungkapan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan seluruh rakyat Indonesia atas support nan terus diberikan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·