Defisit APBN Terkendali 0,70% PDB, Purbaya: Ada Perbaikan Pajak-Cukai

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali pada akhir Mei 2026.

Defisit APBN meningkat tipis mencapai Rp180,4 triliun atau 0,70 % dari PDB. Angka in sedikit lebih tinggi dibandingkan Rp164,4 triliun alias 0,64% dari PDB pada akhir April 2026.

Kendati demikian, Purbaya menuturkan jika dihitung secara rata-rata, defisit APBN hingga akhir 2026 bisa mencapai 1,8% terhadap PDB.

"Jadi jika kita hitung seperti di luar itu. Kalau saya pakai langkah nan sama kira-kira 1,8% PDB (defisit APBN di 2026). Jadi jika dilihat dari situ APBN kita sangat aman," kata Purbaya.

Di sisi lain, keseimbangan primer tercatat surplus sebesar Rp58,6 triliun. Surplus keseimbangan primer ini, kata Purbaya, menunjukkan anggaran pemerintah nan bergerak berkesinambungan.

"Artinya anggaran kita sekarang sudah berkesinambungan dibanding bulan-bulan sebelumnya," katanya.

Menurut Purbaya, defisit APBN ini bisa terjaga seiring dengan pengendalian penerimaan pajak dan bea cukai.

"Jadi jika dilihat dari situ APBN kita sangat aman. Tapi nan jelas bisa kita kendalikan lantaran pajak dan cukai ada perbaikan signifikan," jelasnya.

Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026) di Aula Djuanda, Gedung Djuanda I Lantai Mezzanine, Kementerian Keuangan. (Tangkapan layar)Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026) di Aula Djuanda, Gedung Djuanda I Lantai Mezzanine, Kementerian Keuangan. (Tangkapan layar) Foto: Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026) di Aula Djuanda, Gedung Djuanda I Lantai Mezzanine, Kementerian Keuangan. (Tangkapan layar)

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News