Tiga orang diduga debt collector menarik paksa sepeda motor milik seorang ibu-ibu di Jalan Sentosa Raya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/5). Tindakan itu menimbulkan keributan karena korban dibela oleh penduduk sekitar. Kemacetan juga sempat terjadi.
Mustakim, salah satu penduduk nan memihak korban, menceritakan kejadian tersebut.
"Debt collector kayaknya sudah mengincar, mereka langsung meminta motor nan dibawa ibu itu,” kata Mustakim.
"Pengguna jalan dan penduduk sempat mendekati debt collector, lantaran debt collector menarik motor dengan langkah membentak seorang ibu,” tambahnya.
Menurut Mustakim, penduduk dan pengguna jalan turun tangan membantu korban lantaran merasa jengkel dengan langkah debt collector menarik kendaraan tersebut. Sempat terjadi pemukulan dalam kejadian itu.
Debt collector dan ibu tersebut kemudian dibawa oleh polisi.
“Sepertinya dilakukan mediasi di Polsek Sukmajaya,” ucap Mustakim.
Polisi Mediasi
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.17 WIB. Polisi menerima laporan dari penduduk mengenai keributan tersebut, lampau mendatangi lokasi.
“Debt collector mau menarik kendaraan motor, lantaran sudah menunggak selama tiga bulan,” ungkap Made.
Karena terjadi keributan, lanjut Made, polisi membawa kedua pihak tersebut ke Polsek Sukmajaya. Di sana dilakukan mediasi.
Dari hasil mediasi kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Mereka telah membikin surat pernyataan di atas materai.
“Untuk mengenai dengan tunggakan selama tiga bulan, disepakati diselesaikan di instansi leasing kendaraan di Jalan Kartini, Pancoran Mas, Depok,” ujar Made.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·