Ilustrasi(Dok spesial )
MENJELANG penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI nan dijadwalkan berjalan pada 10 Juni 2026, Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI bakal menggelar debat ketiga sekaligus debat terakhir bagi para Calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029. Agenda tersebut bakal berjalan pada Rabu, 3 Juni 2026, di Jakarta.
Debat pamungkas ini mengusung tema “Menggalang Kekuatan Investasi, Hilirisasi, Pembiayaan, dan Pasar Modal di Tengah Tantangan Ekonomi Global.” Tema tersebut dipilih untuk mendorong para kandidat menyampaikan gagasan, strategi, dan solusi dalam memperkuat daya tahan ekonomi nasional serta menjawab beragam tantangan nan dihadapi bumi upaya di tengah kondisi ekonomi dunia nan penuh ketidakpastian.
Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, menilai debat calon ketua umum merupakan wadah krusial untuk menghadirkan pemikiran dan perspektif baru nan dapat berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.
“Debat ini menjadi ruang bagi para kandidat untuk menyampaikan gagasan, visi, dan solusi nan dapat memberikan kontribusi bagi masa depan perekonomian Indonesia. Di tengah tantangan dan ketidakpastian ekonomi dunia nan terus berkembang, HIPMI diharapkan dapat terus menghadirkan pemikiran-pemikiran strategis serta melahirkan kepemimpinan nan bisa menjawab kebutuhan bumi upaya dan bangsa ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Munas XVIII HIPMI, Arief Satria Kurniagung, mengatakan bahwa debat ketiga menjadi kesempatan krusial bagi para kandidat untuk memaparkan visi dan pendapat terbaik mengenai masa depan organisasi serta perkembangan bumi upaya nasional.
“Dalam debat ketiga nanti, kami berambisi para kandidat dapat menghadirkan pendapat terbaiknya mengenai masa depan HIPMI, penguatan bumi usaha, serta kontribusi pengusaha muda dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Debat terakhir ini bakal menjadi momentum krusial menjelang pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Steering Committee (SC) Munas XVIII HIPMI, Tri Febrianto Damu, menegaskan bahwa debat terakhir nan berjalan di Jakarta menjadi bagian krusial dari proses kerakyatan organisasi menjelang penyelenggaraan Munas XVIII HIPMI.
“Debat ketiga menjadi kesempatan terakhir bagi para kandidat untuk menyampaikan visi, program, dan arah kepemimpinan organisasi di hadapan personil HIPMI. Kami berambisi seluruh rangkaian proses ini dapat semakin memperkuat tradisi kerakyatan dan melahirkan kepemimpinan terbaik bagi HIPMI ke depan,” katanya.
Sebagai penutup rangkaian debat Calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029, forum ini menjadi tahapan terakhir sebelum memasuki agenda utama Munas XVIII HIPMI nan bakal menentukan pemimpin baru organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia tersebut.
Untuk memperluas partisipasi publik, debat ketiga bakal disiarkan secara langsung melalui Metro TV pada Rabu, 3 Juni 2026, pukul 19.00–21.00 WIB. Siaran langsung ini diharapkan dapat memberikan akses nan lebih luas kepada personil HIPMI dan masyarakat untuk menyaksikan pemaparan visi, program, serta pendapat strategis nan ditawarkan para kandidat dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional dan global. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·