Danantara Siapkan 49 Ribu Hunian bagi MBR di Housing Expo, Mayoritas di Jawa

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Deretan rumah nan tetap dalam tahap pembangunan perumahan di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (3/10/2024). Foto: ANTARA FOTO/Andry Denisah

Danantara menyiapkan sekitar 130 ribu unit hunian dalam Danantara Housing Expo 2026. Dari total tersebut, sekitar 49 ribu unit di antaranya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Expo itu bakal digelar pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK, Jakarta.

Senior Director Sector Specialist Property & Real Estate Danantara Asset Management, Dian Takdir Badrsyah, mengatakan kebanyakan kediaman nan ditawarkan dalam pameran berada di Pulau Jawa.

“Jadi untuk rumah MBR itu sekarang ada kurang lebih 49.000 unit nan kita tawarkan nan tersebar di Jawa dan di luar Jawa,” kata Dian saat konvensi pers Danantara Housing Expo di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (21/8).

Selain tersebar di Jawa, sejumlah kediaman MBR tersebut juga berada di wilayah seperti Balikpapan, Kalimantan Timur, dan Sumatera Utara. Dia mengarahkan masyarakat untuk memandang daftar letak kediaman nan tersedia melalui platform Danantara Housing Expo.

Ilustrasi Pengajuan KPR. Foto: Shutterstock

MBR Ikuti Aturan Pemerintah

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, mengatakan pembelian rumah untuk segmen MBR dalam pameran mengikuti ketentuan pemerintah, termasuk patokan mengenai akomodasi likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

“Skema pembelian MBR itu mengikuti patokan Kementerian PKP dan BP TAPERA. Program FLPP itu kan ditetapin harganya. Kalau gak salah di Jakarta itu Rp 150 juta satu unit. Dan juga kategori MBR sudah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Aris.

Danantara Housing Expo 2026 digelar pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK, Jakarta Pameran tersebut melibatkan lebih dari 100 developer, terdiri dari 12 developer BUMN dan selebihnya developer swasta.

Total kediaman nan dipamerkan mencapai lebih dari 100 ribu unit, mencakup rumah tapak, apartemen, kediaman berbasis transit oriented development (TOD), serta kediaman untuk segmen MBR dan non-MBR.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan