Tangguh Yudha
, Jurnalis-Minggu, 12 April 2026 |19:05 WIB

Danantara Indonesia (Foto: Okezone)
JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mulai melirik pengembangan teknologi mobil otonom dari China. Hal ini tercermin dari kunjungan CEO Danantara, Rosan Roeslani, ke akomodasi milik EVE Energy di Jingmen.
Rosan menjelaskan bahwa peninjauan tersebut bermaksud untuk memandang langsung perkembangan kendaraan berbasis sensor dan kepintaran buatan (AI) nan bisa bernavigasi tanpa pengemudi alias autonomous vehicle.
"Peninjauan akomodasi EVE Energy di Jingmen, Tiongkok ini untuk memandang perkembangan kendaraan berbasis sensor dan kepintaran buatan nan bisa melakukan navigasi secara otomatis tanpa pengemudi, ialah teknologi kendaraan autonomous," tulis Rosan dalam unggahan di akun IG pribadinya, Minggu (12/4/2026).
Ia menambahkan, integrasi perangkat lunak, sensor, dan sistem kendali nan dikembangkan di akomodasi tersebut dinilai bisa menghadirkan sistem mobilitas nan lebih kondusif dan efisien.
Lebih lanjut, Rosan mengungkapkan bahwa teknologi serupa saat ini juga mulai diuji secara terbatas di Indonesia.
Beberapa letak nan menjadi titik uji coba antara lain BSD City dan Ibu Kota Nusantara (IKN). Uji coba ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem transportasi masa depan nan lebih pandai dan terintegrasi.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·