Danantara Gandeng JBS Perkuat Investasi Sektor Protein Indonesia

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Jakarta -

Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) menjalin kemitraan dengan JBS Group, produsen protein global. Kerja sama nan berfokus pada operasional JBS di Australia dan Selandia Baru ini menjadi bagian dari strategi Danantara Indonesia untuk berinvestasi pada sektor nan menawarkan relevansi dunia nan berkepanjangan serta kesempatan pembuatan nilai (value creation).

Transaksi ini mencakup investasi senilai US$ 2,5 miliar untuk memperoleh 25% kepemilikan pada joint venture (JV) baru nan mengelola operasional JBS di Australia dan Selandia Baru. JV tersebut juga dapat menghimpun tambahan pendanaan hingga US$ 2,5 miliar, sehingga total modal nan tersedia mencapai US$ 5 miliar. Adapun biaya tersebut bakal digunakan untuk mendukung akuisisi dan investasi greenfield di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru.

Melalui investasi ini, DIM juga bakal memperoleh akses ke ekosistem upaya di pasar nan telah mapan serta didukung manajemen JBS nan berpengalaman. Sepanjang perjalanannya, JBS mempunyai rekam jejak pembuatan nilai (value creation) nan solid melalui pertumbuhan nan konsisten, ekspansi pangsa pasar, dan keahlian beradaptasi di tengah dinamika industri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen Danantara Indonesia dalam membangun kerjasama dengan mitra dunia nan sejalan dengan mandat investasi kami," ujar Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

"Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem upaya nan telah mapan di pasar internasional nan maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur pengedaran dari perusahaan protein dunia terkemuka nan dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia," tambah Pandu.

Sementara itu, Global Chief Executive Officer JBS, Gilberto Tomazoni menyampaikan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi ekspansi jangka panjang perusahaan di Asia Tenggara.

"Kemitraan dengan Danantara Indonesia menandai langkah krusial dalam strategi pertumbuhan jangka panjang kami di Asia Tenggara. Sebagai salah satu pilar utama platform dunia JBS, upaya kami di Australia dan Selandia Baru mempunyai operasional nan unggul, standar kelas dunia, dan potensi pertumbuhan nan signifikan," jelas Gilberto.

"Bersama Danantara, kami berada pada posisi nan tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia," pungkasnya.

Sebagai informasi, transaksi ini tetap menunggu persetujuan regulator dan penyelesaian proses sesuai kesepakatan para pihak. Danantara Indonesia menyatakan bakal menjalankan seluruh tahapan transaksi sesuai ketentuan nan berlaku.

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance