Anggie Ariesta
, Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2026 |12:56 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Soal Dampak Konflik di Timur Tengah. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – Pemerintah memperingatkan akibat ketidakpastian dunia akibat memanasnya bentrok di Timur Tengah, nan berpotensi mengganggu transportasi internasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan terganggunya aktivitas penerbangan dan pelayaran di area itu bisa memengaruhi mobilitas penumpang serta arus perdagangan dunia.
“Bayangkan di Timur Tengah, Dubai, Qatar, Doha, tidak terbang, padahal dalam setahun mereka melayani 90 juta orang nan transit. Jadi sangat berpengaruh, baik nan menuju Eropa maupun Asia. Terkait kapal, sebagian juga tidak beroperasi. Jadi, periode ini kita kudu berhati-hati menavigasi hingga akhir tahun,” kata Airlangga dalam aktivitas Opening Ceremony BINA (Belanja di Indonesia Aja) Lebaran 2026 di Senayan City Mall, Jumat (6/3/2026).
Pemerintah, kata Airlangga, terus mencari beragam pengganti untuk meminimalkan akibat dari situasi dunia tersebut. Ia menegaskan Indonesia mempunyai pengalaman menghadapi kondisi serupa, sehingga langkah antisipasi bakal segera dilakukan.
“Kita juga mencari pengganti lain lantaran ini bukan pertama kali terjadi. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pemerintah tentu bakal mengambil langkah-langkah cepat. Ini merupakan pengarahan Bapak Presiden Pak Prabowo agar pasar domestik kita diperkuat,” ungkap Airlangga.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·