Dampak Mengerikan Gas Tawa Whip Pink yang Resmi Dilarang BPOM

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 10 April 2026 |07:30 WIB

Dampak Mengerikan Gas Tawa Whip Pink nan Resmi Dilarang BPOM

Dampak Mengerikan Gas Tawa Whip Pink nan Resmi Dilarang BPOM (Foto: Instagram)

JAKARTA - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memaparkan pengaruh dari mengonsumsi alias menghirup gas dinitrogen monoksida alias N2O, nan dikenal dengan gas tertawa.

Kepala BPOM menjelaskan bahwa gas tersebut secara medis digunakan untuk anestesi dan memberikan pengaruh tenang kepada pasien sebelum dilakukan operasi. Gas itu merupakan pengembangan dari asal amonia menjadi N2O dan menjadi urea.

“Tapi pengaruh dinitrogen oksida itu sebetulnya gas medis nan digunakan di ruang anestesi alias ruang bius sebetulnya untuk membantu proses sedasinya. Sehingga sebelum pasien itu dioperasi, dengan penggunaan gas ini pasien bakal mengantuk kemudian lenyap rasa cemasnya. Itu kegunaan utamanya,” kata Taruna di Kantor BPOM Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2026).

Namun, dia menyayangkan lantaran rupanya gas tersebut saat ini marak disalahgunakan dengan langkah dihirup. Ia menyebut orang nan menghirup gas N2O secara sengaja tanpa prosedur medis biasanya mencari sensasi dopamin seperti penghilang stres. Karena perihal tersebut juga akhirnya gas ini dikenal dengan gas tertawa.

“Tetapi akhirnya digunakan secara tidak betul oleh orang-orang nan tidak bertanggung jawab lantaran ada pengaruh euforianya, pengaruh sedasinya, dan pengaruh penghilang stres. Itulah nan disebut kenapa dia disebut dengan pengaruh gas tertawa, lantaran pada saat tertentu mereka lenyap masalahnya,” ucap dia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin women lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com