Daimler Nilai Indonesia Pasar Kendaraan Niaga Strategis, Siap Tenggak B50

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Daimler Nilai Indonesia Pasar Kendaraan Niaga Strategis, Siap Tenggak B50

Mercedes Benz Actros 4058 S Side Dump Trailer (Dok DCVI)

JAKARTA - Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) siap mendukung peta jalan biodiesel nasional. DCVI telah uji coba biodiesel B50. DCVI pun menilai Indonesia merupakan salah satu pasar kendaraan niaga nan strategis.

1. B50 

Program biodiesel B50 ini diluncurkan sejak 1 Juli 2026. Program ini diterapkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap minyak impor.  

B50 ditetapkan sebagai pergeseran dari campuran B40 (40% biodiesel) nan sebelumnya diluncurkan pada 2025. 

Pada Juli 2026, Mercedes-Benz Trucks and Buses Indonesia berbareng LEMIGAS telah menyelesaikan uji coba biodiesel B50 tersebut.

"Komitmen kami mencakup support terhadap transisi daya Indonesia. Portofolio kami telah dipersiapkan untuk mendukung peta jalan biodiesel B50 pemerintah sehingga pengguna dapat terus beraksi dengan percaya diri sekaligus mendukung tujuan keberlanjutan nasional," ujar Presiden Direktur  DCVIAntonio Randazzo di pameran Mining Indonesia 2026, JIExpo Jakarta, dikutip Kamis (10/9/2026). 

DCVI menilai Indonesia sebagai salah satu pasar kendaraan niaga krusial di Asia Tenggara. Di saat nan sama, industri pertambangan juga tetap mempunyai peran krusial dalam perkembangan ekonomi Indonesia dan pertumbuhan sektor kendaraan niaga. 

“Setelah menjalankan beragam peran kepemimpinan di Jerman, China Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan sekarang Indonesia, saya mempelajari satu perihal penting: perusahaan nan dahsyat dibangun di atas kepercayaan, melalui kemitraan nan kuat dan dengan membantu pengguna mencapai keberhasilan dalam upaya mereka,” ujar Presiden Direktur baru DCVI tersebut. 

2. Mercy Bagong

Di Mining Indonesia 2026 dalam rangkaian pameran Indonesia & Engineering Series 2026, Mercedes-Benz Trucks memamerkan sederet model lintas generasi. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com