Cuaca Dingin Bisa Picu Hipotermia pada Anak, Ini Cara Pencegahannya

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Cuaca Dingin Bisa Picu Hipotermia pada Anak, Ini Cara Pencegahannya

Ilustrasi hipotermia pada anak. (Foto: dok Freepik)

JAKARTA - Hipotermia pada anak-anak terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat, sehingga suhu inti tubuh turun di bawah 35°C. Hilangnya panas tubuh pada anak, terutama bayi dan balita, condong lebih sigap daripada orang dewasa.

Dilansir dari Mayo Clinic, dalam beberapa kasus, hipotermia nan tidak terduga dapat menjadi indikasi jangkitan kuman serius (sepsis), bukan sekadar akibat paparan lingkungan. Sepsis adalah kondisi darurat nan dapat menakut-nakuti jiwa, terjadi ketika respons tubuh terhadap jangkitan justru berbalik merusak jaringan dan organ sendiri.

Ini nan Menyebabkan Hipotermia pada Anak

Saat berbareng si Kecil, orang tua wajib mengenali kondisi hipotermia pada anak nan disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

- Paparan Luar Ruangan dalam Waktu Lama

Anak nan sedang bermain di luar ruangan biasanya lupa waktu dan menikmati aktivitasnya berbareng teman. Saking menikmatinya, mereka tak sadar cuaca nan dingin dan apalagi telah berkeringat berlebihan. Aktivitas inilah nan memicu hipotermia saat di luar ruangan dalam cuaca dingin, berangin, alias basah terlalu lama.

- Terendam Air Dingin

Saat aktivitas di luar ruangan, biasanya orang tua tak selalu memantau aktivitas buah hatinya. Kondisi terjatuh ke dalam air, misalnya saat kecelakaan perahu alias bermain di dekat air dingin bisa menjadi penyebab hipotermia jika tak segera ditangani.

- Pakaian Basah

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com