Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Dunia, Satu-satunya Pemain Cetak Gol di Enam Piala Dunia

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Dunia, Satu-satunya Pemain Cetak Gol di Enam Piala Dunia Cristiano Ronaldo(Dok AFP)

CRISTIANO Ronaldo mencatat sejarah sebagai pemain pertama nan bisa mencetak gol dalam enam jenis Piala Dunia berbeda setelah membawa Portugal menang telak 5-0 atas Uzbekistan pada laga Grup K.

Cristiano Ronaldo kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Penyerang berumur 41 tahun itu menjadi pemain pertama nan mencetak gol di enam jenis Piala Dunia berbeda saat mengantar Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan.

Pemain Al Nassr tersebut sebelumnya sempat melewati 10 pertandingan tanpa gol di turnamen besar sejak November 2022, termasuk ketika Portugal ditahan seri 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga sebelumnya.

Namun, saat menghadapi Uzbekistan, Ronaldo langsung memecah kebuntuan lewat gol pada menit keenam melalui sepakan jarak dekat.

Portugal kemudian menggandakan kelebihan setelah Nuno Mendes menuntaskan kesempatan dari situasi bola mati. 

Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan terobosan untuk membawa Portugal unggul 3-0 sebelum turun minum.

Kemenangan ini menjadi jawaban atas kritik nan sempat mengarah kepada Ronaldo dan pembimbing Roberto Martinez setelah hasil kurang meyakinkan pada pertandingan pembuka. Ronaldo mengakui tekanan nan datang sebelum laga berjalan cukup besar.

"Itu adalah minggu nan sulit, minggu nan gelap. Rasanya seperti saya telah pensiun dari sepak bola. Namun, saya memperkuat di sana lantaran saya percaya pada kerja keras melampaui apa pun," kata Ronaldo dikutip dari ESPN.

Pada babak kedua, Portugal menambah kelebihan melalui gol bunuh diri pada menit ke-60 setelah bola umpan silang membentur Abdukodir Khusanov dan Abduvohid Nematov. Rafael Leao kemudian melengkapi kemenangan menjadi 5-0 melalui tembakan keras ke perspektif atas gawang.

Meski memperoleh sejumlah kesempatan untuk mencetak hat-trick, Ronaldo kandas menambah gol dan tetap menutup pertandingan dengan dua gol. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut.

Tambahan gol itu membikin Ronaldo resmi menjadi pemain pertama nan selalu mencetak gol dalam enam jenis Piala Dunia, ialah 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.

Selain itu, Ronaldo sekarang tercatat sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia pada usia 41 tahun 138 hari. Rekor tersebut tetap dipegang Roger Milla nan mencetak gol untuk Kamerun pada usia 42 tahun 39 hari di Piala Dunia 1994.

Ronaldo menegaskan dirinya sudah terbiasa menghadapi perubahan opini publik sepanjang pekerjaan profesionalnya.

"Kapan pun hal-hal melangkah baik, Cristiano tampil hebat, tetapi ketika hal-hal melangkah buruk, Cristiano sudah pensiun, dia terlalu tua. Itu bakal selalu seperti itu. Namun, kami merespons dengan baik hari ini," ujar Ronaldo.

Pada Piala Dunia tahun ini, Ronaldo berbareng kapten Argentina Lionel Messi menjadi dua pemain nan tampil dalam enam jenis turnamen tersebut. Namun, Ronaldo menjadi satu-satunya pemain nan selalu mencetak gol di setiap jenis lantaran Messi kandas mencetak gol pada Piala Dunia 2010.

Kini Ronaldo telah mengoleksi 10 gol di Piala Dunia. Sementara Lionel Messi tetap memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dengan 18 gol.

Ronaldo memilih tetap konsentrasi pada performa di lapangan dan tidak terlalu memikirkan tekanan dari luar.

"Kami tahu bahwa ketika kami tidak menang, kami diserang. Terutama saya. Ini tentang melanjutkan pekerjaan. Saya betul-betul percaya bahwa Tuhan membantu mereka nan bekerja keras," tutur Ronaldo.

Turnamen kali ini diperkirakan menjadi Piala Dunia terakhir bagi Ronaldo setelah perjalanan pekerjaan nan dihiasi gelar Piala Eropa 2016 berbareng Portugal dan lima trofi Liga Champions.

Laga melawan Uzbekistan juga menjadi penampilan internasional ke-230 Ronaldo, rekor penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola putra dengan total 145 gol untuk tim nasional Portugal. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia