Codeblu Bikin Toko Kue Rugi Rp5 Miliar, Pemilik Lapor ke Bareskrim Polri

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Codeblu Bikin Toko Kue Rugi Rp5 Miliar, Pemilik Lapor ke Bareskrim Polri

Codeblu Bikin Toko Kue Rugi Rp5 Miliar, Pemilik Lapor ke Bareskrim Polri (Foto: Instagram)

JAKARTA - Pemilik toko kue Clairmont resmi melaporkan food vlogger William Anderson namalain Codeblu ke Direktorat Siber Bareskrim Polri. Influencer nan kerap mengulas makanan itu dilaporkan atas dugaan penyebaran info tidak betul serta pemerasan. Pelaporan dilakukan oleh Kantor Hukum Dr. Ikhsan Abdullah & Co nan bertindak sebagai kuasa norma PT Prima Hidup Lestari dengan produk kue Clairmont.

Laporan telah terdaftar dengan Nomor STTL/51/11/2026/BARESKRIM dan saat ini sedang dalam proses penanganan oleh abdi negara penegak hukum. Perkara ini bermulai dari unggahan video di media sosial nan memuat info tidak betul sehingga membentuk persepsi negatif terhadap Clairmont dan berakibat pada kerusakan reputasi serta gangguan terhadap aktivitas usaha.

“Kami laporkan nan berkepentingan inisial CB, nama aslinya WA, itu kami laporkan di Mabes Polri dengan Pasal 29 dan Pasal 35. Pasal 29 ini erat kaitannya dengan cyberbullying alias adanya mungkin di situ pemerasan nan dilakukan influencer ini,” kata pengacara Clairmont, Regan Jayawisastra, dalam konvensi pers di Park Tower, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

“Yang kedua adalah Pasal 35 lantaran ada manipulasi data. Contohnya, pengguna kami dituduhkan menyerahkan kue-kue nan sudah berjamur ke panti asuhan. Banyak sekali info dan info nan tidak sesuai dengan kebenarannya nan disebarkan oleh nan bersangkutan,” sambungnya.

Pemilik Clairmont, Susana Darmawan, mengaku perusahaannya mengalami kerugian akibat review William Codeblu hingga Rp5 miliar. Sebab, produk-produknya tidak laku dijual saat puncak penjualan.

“Kerugian kami itu tidak mini ya, lantaran pada saat kami dicemar itu pas peak season, di mana kami sudah menyediakan ribuan stok, ratusan juta, miliaran inventory nan mana setelah peak season itu tidak terjual,” ucap Susana.

“Sekarang saya mau norma nan berbicara. Saya berambisi tidak ada lagi pengusaha nan dicemar nama baiknya di sosmed. Kalau bisa saya nan terakhir,” sambungnya.

Aksi Pemerasan

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com