Rumah tangga pasangan Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad memasuki babak baru. Setelah sempat ajukan gugatan pisah ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Clara memutuskan untuk berdamai.
Keputusan Clara Shinta untuk berbaikan itu disampaikan kuasa hukumnya, Akil Rumaday. Menurutnya, ada perjanjian nan sejak awal sudah disepakati oleh Clara dan Alexander mengenai rumah tangga keduanya.
“Alhamdulillah terhadap persoalan mediasi itu tadi, pengadil sampaikan kesepakatan perdamaian. Ada perjanjian kesepakatan perdamaian antara Alexander, ya,” kata Akil di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (11/6).
Clara Shinta Berdamai dengan Suami
Keputusan untuk berdamai, menurut Akil, telah dibacakan majelis pengadil dalam persidangan. Hanya saja, Akil tak bisa merinci poin perdamaian apa nan disepakati keduanya.
“Tadi pengadil memerintahkan membacakan, setelah membacakan hasil perdamaian itu, maka disepakati beberapa poin. Kalau poin itu mungkin internal privasi mereka, dan gugatan tadi kami sampaikan kepada majelis pengadil untuk tidak dilanjutkan lantaran sudah ada perdamaian dan ada beberapa kesepakatan,” tutur Akil.
Setelah sepakat untuk berdamai, nantinya kedua pihak berperkara bakal menanti penetapan dari pengadilan untuk memastikan perkara ini dinyatakan selesai.
“Karena tadi majelis pengadil nan memimpin sidang menyampaikan sudah dialihkan ke ketua majelis nan baru alias ketua Pengadilan Agama, maka kelak diperiksa penetapannya lantaran sudah ada perjanjian bersama, maka penetapannya kurang lebih hari Selasa depan, ya,” ucap Akil.
“(Kami) tidak melanjutkan. Dan terhadap perkara ini kami anggap selesai, dan kelak ada penetapan lantaran sudah ada perjanjian antara Ibu Clara dan juga suaminya,” tutupnya.
Clara menikah dengan Muhammad Alexander Assad pada 30 Agustus 2025. Pernikahan keduanya digelar di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·