Rohman Wibowo
, Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |11:13 WIB

CIMB Group Holdings Berhad (CIMB) membantah adanya rencana untuk memprivatisasi alias menghapus pencatatan saham (delisting) CIMB Niaga. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra Setiawan)
JAKARTA – CIMB Group Holdings Berhad (CIMB) membantah adanya rencana untuk memprivatisasi alias menghapus pencatatan saham (delisting) anak usahanya di Indonesia, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).
Kelompok upaya perbankan asal Malaysia tersebut menegaskan belum mengambil keputusan ataupun mengusulkan proposal resmi mengenai perubahan status CIMB Niaga sebagai perusahaan terbuka.
Isu privatisasi mencuat setelah laporan riset CIMB Investment Bank dan pemberitaan sejumlah media menyebut opsi delisting tengah dipertimbangkan di tengah persoalan likuiditas dan ketentuan pemisah minimum saham beredar di publik (free float).
Valuasi saham perseroan juga sempat dinilai belum mencerminkan esensial keahlian jangka panjang. Sebelumnya, Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, telah menegaskan bahwa perseroan tidak mempunyai rencana keluar dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan senantiasa berkonsultasi dengan regulator.
Menanggapi pemberitaan tersebut, manajemen CIMB Group memberikan penjelasan untuk memastikan kejelasan info bagi pelaku pasar modal dan pemegang saham. Grup memastikan tidak ada arsip resmi nan diajukan mengenai rencana penghapusan pencatatan saham CIMB Niaga dari bursa.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·