China Gunakan Bintang di Langit untuk Memandu Rudal Hipersoniknya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

loading...

Rudal Hipersonik China. Foto/ Viet

BEIJING - Para intelektual China telah mengembangkan sistem pedoman nan mengandalkan bintang untuk membantu rudal hipersonik mengenai sasarannya jika sinyal satelit terganggu.

Ribuan tahun nan lalu, sebelum kompas ditemukan, peradaban antik telah mengetahui langkah mengawasi bintang untuk menentukan arah, terutama selama pelayaran laut alias melintasi gurun.

Kini,para ilmuwanjuga menerapkan metode penentuan posisi ini pada rudal modern.

Oleh lantaran itu, para intelektual di Institut Penelitian Dirgantara Guangdong telah mengembangkan sistem navigasi berasas posisi bintang di langit untuk memandu rudal hipersonik jika rudal tersebut kehilangan sinyal dari satelit pemandu.

Sistem pedoman ini bakal mengatasi kelemahan terbesar rudal serang hipersonik, lantaran sistem pedoman berbasis satelit dapat diganggu oleh musuh, menyebabkan rudal meleset dari sasaran asalnya.

Para intelektual di Institut Penelitian Dirgantara Guangdong mengatakan bahwa sistem pedoman astronomi menggunakan bintang sebagai titik referensi tetap untuk menentukan posisi dan orientasi target. Sistem ini bakal memberikan lapisan pedoman tambahan pada senjata hipersonik, mengurangi ketergantungan pada sinyal eksternal dan membuatnya lebih susah untuk dicegat.

Aspek paling menantang dalam mengimplementasikan sistem pedoman astronomi pada rudal hipersonik adalah panas luar biasa nan dihasilkan oleh kecepatan tinggi rudal tersebut, terutama saat melintasi atmosfer.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews