Chaos! Demo Mahasiswa Panas, Massa Emosi Bakar Gedung Kementerian

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Demonstrasi di Albania memanas setelah massa membakar Kementerian Kehakiman, dipicu protes biaya pendidikan dan dugaan korupsi

Orang-orang berkumpul di dekat api sementara gumpalan asap hitam membubung, di tengah tindakan protes anti-pemerintah oleh para mahasiswa, di Tirana, Albania, 14 Oktober 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Sejumlah orang berkumpul di dekat kobaran api dengan kepulan asap hitam membubung saat demonstrasi mahasiswa menentang pemerintah berjalan di Tirana, Albania, Rabu (14/10/2026). Aksi tersebut memanas setelah massa membakar gedung Kementerian Kehakiman dan memecahkan jendela-jendelanya. Dipicu persoalan biaya pendidikan dan dugaan korupsi, kerusuhan ini menjadi salah satu nan paling keras dihadapi pemerintahan Perdana Menteri Edi Rama. (REUTERS/Florion Goga)

Demonstrators stand displaying a flag as water cannons are used amid an anti-government protest by students, in Tirana, Albania, October 14, 2026.

Polisi merespons tindakan tersebut dengan menembakkan gas air mata dan mengerahkan meriam air untuk membubarkan massa. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di sekitar gedung-gedung pemerintahan di pusat Kota Tirana. (REUTERS/Florion Goga)

Asap membubung saat seseorang melemparkan proyektil melalui pintu sebuah gedung nan terbuka, di tengah tindakan protes anti-pemerintah oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, 14 Oktober 2026.

Rama, nan memenangkan masa kedudukan keempat dalam pemilihan umum pada Mei 2025, menghadapi peningkatan ketidakpuasan publik mengenai dugaan korupsi nan melibatkan pejabat tinggi. Di sisi lain, para demonstran juga menilai tokoh-tokoh oposisi bukan pengganti nan dapat diterima untuk menggantikan pemerintahan saat ini. (REUTERS/Florion Goga)

Sejumlah orang menggunakan benda-benda untuk memecahkan panel kaca sebuah gedung di tengah tindakan protes anti-pemerintah oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, 14 Oktober 2026.

Kerusuhan tersebut menjadi puncak dari rangkaian demonstrasi tenteram nan berjalan sepanjang musim panas. Aksi sebelumnya dipicu oleh rencana pembangunan resor mewah di sepanjang pesisir selatan Albania nan tetap alami. Proyek tersebut didukung Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan sekarang terseret dalam sengketa hukum. (REUTERS/Florion Goga)

Polisi melangkah di luar Kementerian Kehakiman sementara kobaran api membubung di belakang mereka, di tengah tindakan protes anti-pemerintah oleh para mahasiswa, di Tirana, Albania, 14 Oktober 2026.

Selain persoalan korupsi, mahasiswa nan mengorganisasi demonstrasi menyuarakan sejumlah tuntutan mengenai kondisi perguruan tinggi, tingginya biaya pendidikan tinggi, minimnya support finansial, serta terbatasnya prospek pekerjaan setelah lulus. (REUTERS/Florion Goga)

Orang-orang bereaksi di dekat kobaran api, sementara gumpalan asap hitam membubung, di tengah tindakan protes anti-pemerintah oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, 14 Oktober 2026.

Gelombang demonstrasi di Albania juga menjadi bagian dari meningkatnya aktivitas aktivitas mahasiswa di sejumlah negara Eropa nan menyoroti persoalan pendidikan dan kondisi kehidupan. (REUTERS/Florion Goga)

Seorang laki-laki nan mengenakan busana menyerupai busana tradisional Albania duduk di tengah puing-puing nan berceceran saat berlangsungnya tindakan protes anti-pemerintah oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, pada 14 Oktober 2026.

Di Prancis, para pelajar sekolah menengah telah menggelar demonstrasi selama berminggu-minggu dan memblokade sekolah. Mereka menuntut penambahan jumlah pembimbing serta perbaikan akomodasi pendidikan, dengan argumen kondisi gedung sekolah nan memburuk dan ruang kelas nan terlalu padat mengganggu proses belajar-mengajar. (REUTERS/Florion Goga)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑