Penyanyi Sisca Saras mengaku mendapat pengalaman nan tak terlupakan saat tampil di Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026. Untuk pertama kalinya, dia dipercaya menjadi bagian dari salah satu pagelaran fashion terbesar di bumi sekaligus tampil di hadapan para tamu undangan dalam rangkaian aktivitas menuju Grand Carnival.
Sebelum tampil di panggung utama, Sisca berbareng Ayaka Yasumoto lebih dulu menghibur para tamu di Gala Dinner JFC 2026. Acara tersebut menjadi pembuka menuju puncak penyelenggaraan JFC sekaligus arena silaturahmi antara penyelenggara, pelaku industri kreatif, sponsor, dan pemerintah daerah.
Bagi Sisca, kesempatan tampil di JFC menjadi pengalaman nan sangat berkesan. Selain menjadi penampilan perdananya di pagelaran tersebut, dia juga berkesempatan membawakan lagu baru berbareng Ayaka Yasumoto dan Sakura Nesha.
"Ini kan pertama kalinya saya ikut parade fashion. Bahkan, pertama kalinya tampil di aktivitas JFC juga. Jadi, nan paling seru adalah pertama tampil lagi sama Ayaka Yasumoto di aktivitas puncak JFC malam, di depan tamu-tamu krusial seperti Bapak Bupati Jember dan lain-lain. Panggungnya gede banget, tinggi banget, dan happy banget lantaran kami bisa bawain lagu baru sama Ayaka juga berbareng teman-teman Sakura Nesha," ujar Sisca.
Tak hanya menikmati momen di atas panggung, Sisca juga dibuat kagum dengan semangat masyarakat Jember nan begitu antusias mengikuti festival. Menurutnya, produktivitas para seniman dalam menghadirkan kostum-kostum unik menjadi salah satu daya tarik utama JFC.
"Seru banget juga memandang teman-teman nan betul-betul antusias dengan fashion. Apalagi masyarakat Jember, para senimannya nan bikin kostum luar biasa bagus, dengan tema nan betul-betul menarik, kostumnya unik-unik dan sarat makna. Sepanjang perjalanan menuju panggung, kami selalu dikelilingi orang-orang nan pakai kostum bagus-bagus," tuturnya.
Sisca juga terkesan memandang seluruh lapisan masyarakat ikut meramaikan festival, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Baginya, antusiasme tersebut menjadi argumen kenapa JFC dikenal sebagai salah satu fashion carnival terbaik di dunia.
"Anak mini sampai orang tua semuanya berperan-serta di event ini. Jadi, enggak heran kenapa ini dibilang The Best Fashion Carnival in the World," katanya.
Keseruan lainnya dirasakan Sisca saat mengikuti parade menggunakan kostum Tinkerbell bertema peri hutan. Bersama Sakura Nesha, dia menaiki kendaraan parade sembari menyapa ribuan penduduk nan memadati sepanjang rute karnaval.
"Pertama kalinya ikut parade pakai kostum Tinkerbell, kostum peri hutan. Kami naik kereta bareng teman-teman Sakura Nesha, terus bisa melangkah sembari menyapa teman-teman di Jember nan nonton di pinggir jalan. Mereka antusias banget. Meskipun di tengah-tengah hujan, mereka tetap nonton dan excited buat lihat siapa nan lagi fashion show di tengah jalan," ungkapnya.
Bagi Sisca, momen paling berkesan selama berada di Jember adalah bisa kembali tampil berbareng Ayaka Yasumoto sekaligus menyapa masyarakat Jember untuk pertama kalinya.
"Pastinya bisa perform sama Ayaka. Happy banget bisa tampil di depan teman-teman Jember. Apalagi ini juga pertama kalinya saya ke Jember. Jadi, nan paling spesial adalah bisa tampil di malam intermezo sebelum Grand Carnival," ujarnya.
Respons hangat dari penonton pun menjadi kenangan tersendiri bagi Sisca. Ia memandang ribuan penonton ikut menyanyi dan berjoget, terutama saat dirinya membawakan lagu Swipe Kanan Kiri.
"Puji Tuhan baik. Semuanya excited. Dari atas panggung kami lihat orang-orang di belakang ikutan joget, apalagi pas lagu Swipe Kanan Kiri. Happy banget bisa dapat kesempatan ini, bisa memperkenalkan lagu-lagu aku, dan juga memperkenalkan diri kepada teman-teman nan mungkin belum tahu. Jadi, semoga ke depannya selalu ada kesempatan agar saya bisa menghibur lebih banyak orang. Makasih," tutup Sisca.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·