Kebakaran penyimpanan limbah lawon menyebabkan sejumlah rumah di permukiman padat masyarakat di Gandamekar, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, ikut terbakar. Seorang penduduk berjulukan Rano (33) bercerita rumah miliknya dan 5 rumah milik keluarganya gosong dilalap si jago merah.
Rano bercerita pada pagi hari, dia sudah mencium aroma kabel kebakar dari arah penyimpanan limbah lawon nan berjarak 30 meter dari rumahnya. Ia mengaku sudah mengecek penyimpanan limbah lawon tersebut.
"Dari pagi aroma kabel kebakar, aroma sangit, saya cek nggak ada nan korslet," kata Rano kepada detikcom, Minggu (31/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran besar terjadi di wilayah Gandamekar, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Isal/detikcom)
Api muncul sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, dia kaget begitu ada penduduk teriak 'kebakaran'.
Rano dan penduduk sekitar berupaya memadamkan api. Namun, api keburu membesar.
"Kita siram nggak meninggal apinya, api (menjalar) sigap keburu gede," ucap Rano.
Rano kemudian mengeluarkan peralatan berbobot miliknya. Mulai dari perangkat elektronik, kendaraan, dan arsip penting.
Rano menyebut api dengan sigap menyambar rumahnya. Tak hanya itu, 5 rumah milik nenek, orang tua, dan saudaranya ikut terbakar.
"Rumah saya (kebakar) dapur, bilik mandi. Atapnya roboh. Rumah nenek juga habis, 6 rumah lenyap satu keluarga," jelas Rano.
Ia mengatakan rumahnya tetap bisa dihuni untuk tidur malam ini. Namun, kondisinya tak layak lantaran listrik padam dan basah akibat siraman air.
Sebelumnya, penyimpanan limbah lawon nan berada di permukiman padat masyarakat di Gandamekar, Cikarang Barat, kebakaran. Sebanyak 7 unit rumah ikut terbakar.
"(Sebanyak) 7 rumah (kebakaran)," ujar Binmaspol Gandamekar, Aiptu Giri, kepada detikcom, Minggu (31/5).
Api muncul pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB. Begitu mendapatkan laporan, damkar langsung meluncur ke lokasi.
"(Sebanyak) 10 unit damkar (dikerahkan)," tutur Giri.
Giri memastikan tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini. Saat ini petugas damkar tetap dalam proses pendinginan.
"Tidak ada korban," tegasnya.
(isa/fca)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·