Cerita Penumpang Batal Terbang di Terminal 2 Soetta Imbas Erupsi Anak Krakatau

Sedang Trending 43 menit yang lalu
Penumpang pesawat terdampak pembatalan terbang akibat erupsi Gunung Anak Krakatau ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (7/9/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Sejumlah bandara termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap mengalami penutupan sementara hingga Senin (7/9).

Kondisi ini membikin sebagian penumpang nan memadati Terminal 2 memilih untuk menunggu kejelasan agenda pengganti (reschedule).

Salah satunya Iwan Gultom (33), calon penumpang asal Jakarta nan sedianya terbang ke Surabaya menggunakan Batik Air pada Senin pagi. Meski sudah tiba di bandara, dia mendapati penerbangannya dibatalkan.

Iwan akhirnya mengurus penjadwalan ulang dan mendapatkan penerbangan pengganti pada pukul 13.30 WIB. Namun, lantaran penerbangannya bermaksud untuk dinas, dia tetap menunggu pengarahan lanjutan dari tempatnya bekerja.

“Infonya tadi cancel, padahal saya penerbangan jam 06.00 WIB. Tadi sudah ke konter untuk reschedule jam 13.30 WIB, nah ini sedang diurus ke instansi untuk proses selanjutnya,” ujar Gultom di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (7/9).

Nasib serupa dialami Agil (33), calon penumpang tujuan Nusa Tenggara Timur (NTT). Berbeda dengan penumpang lain nan memilih pengembalian biaya (refund), Agil memilih memperkuat menunggu reschedule.

“Ini tetap nunggu reschedule, belum ada respons pasti tetapi disuruh tunggu dulu, katanya menunggu info selanjutnya,” tutur Agil.

Penumpang pesawat terdampak pembatalan terbang akibat erupsi Gunung Anak Krakatau ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (7/9/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Agil menceritakan bahwa dirinya menempuh perjalanan darat dari Sukabumi dan sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta sejak pukul 04.00 WIB. Ia berambisi kondisi cuaca dan ruang udara segera membaik agar penerbangan kembali normal.

“Mudah-mudahan memandang kondisi cuaca bisa kembali normal. Kalaupun ada pembatalan, semoga agenda reschedule-nya tidak terlalu lama,” minta Agil.

Sebelumnya, Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mencatat ada 33 penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta akibat gangguan abu vulkanik.

Pada rute internasional terdapat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali, sedangkan rute domestik mencatat 4 pembatalan dan 1 pengalihan penerbangan.

Guna menjaga kenyamanan calon penumpang, InJourney Airports telah mengaktifkan prosedur Service Recovery Activation (SRA).

Layanan ini mencakup penyiapan area unik di terminal, penyediaan makanan dan minuman ringan, hingga akomodasi bus pengantar menuju hotel bagi penumpang terdampak hasil koordinasi dengan pihak maskapai.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan