Cerita Pelajar Depok Temukan Celah di Sistem NASA: Bermula dari Rasa Penasaran

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Bak pucuk dicinta. NASA secara berbarengan membuka program Vulnerability Disclosure Program (VDP), nan memungkinkan publik menguji keamanan sistem mereka secara legal. Bagi Rakha, ini bukan tantangan nan menakutkan. Justru, dia melihatnya sebagai peluang.

“Hanya usil saja sih, lantaran NASA membuka program VDP, jadi kita coba-coba juga,” ujarnya.

Rasa usil itu rupanya membikin Rakha melangkah ke proses nan lebih serius. Ia menelusuri beragam aset digital NASA, termasuk dokumen-dokumen nan tersedia untuk publik.

Berbekal ketekunan, Rakha akhirnya menemukan celah dari sesuatu nan tampak biasa. Padahal umumnya, menemukan celah dalam sistem digital sangat rumit lantaran penuh dengan kode.

"Sebenernya dokumennya memang dipublish untuk umum dan bisa dibaca oleh umum, tapi jika saat menemukan kerentanan rasanya senang banget,” katanya.

Dengan menggunakan metode Google Dorking, dia mengumpulkan beragam info dari domain dan aset digital NASA. Dari sana, dia menemukan celah berjulukan broken link hijacking (serangan siber).

"Betul, nan kami temukan itu Broken Link Hijacking, kerentanan nan mengganti link-link mati, jadi kita menyatakan ulang link tersebut. Cara menemukan kerentanannya itu kita kumpulkan info dulu dari domain-domain dan aset NASA, nah kita menemukan nya pakai metode Google Dorking,” sambungnya.

Saat menyadari temuannya itu, Rakha tidak langsung merasa yakin. Tetap ada keraguan di dirinya.

“Rasanya sangat senang lantaran menyadari adanya potensi celah keamanan, nan dipikirkan waktu itu langsung mau membikin laporan celah keamanan ke NASA,” ujarnya.

Tetapi, ketika menyadari bahwa celah itu bisa berakibat besar, emosinya semakin kombinasi aduk. Bahkan hingga proses pelaporan, dirinya mengaku tetap diliputi rasa tidak yakin.

"Sebenarnya saat menemukanya itu, saya antara senang dan ragu juga, senang lantaran menemukan celah keamanan tapi juga ragu jika laporannya bisa diterima alias tidak nya," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita