Aktris Marshanda terlibat dalam movie berjudul Saat Aku Bersuara. Dalam film tersebut, Marshanda memerankan karakter Nadia, seorang penyintas kekerasan seksual.
Sebelum menjalani perannya di movie tersebut, Marshanda mengaku kudu melakukan riset nan mendalam. Dia apalagi tak segan untuk menggali info langsung dari korban kekerasan seksual.
"Minta banyak input, cari banyak informasi, belajar dari sana sini, dari saya belajar juga nanya ke orang-orang nan pernah mengalami," tutur Marshanda di area Senayan, Jakarta Pusat.
Marshanda juga banyak berbincang dengan sang sutradara, Sonu Samtani, pada proses reading. Marshanda meminta penjelasan nan perincian mengenai gambaran karakter Nadia nan ada di kepala sang sutradara.
Di lain sisi, Marshanda terus berlatih untuk bisa mendalami karakter Nadia. Marshanda membayangkan apa nan dia perbuat jika berada di kondisi Nadia.
"Berlatih dan bertawakal dengan apa nan dialami Nadia gitu jika itu terjadi pada aku, saya bakal gimana gitu. Dan pasti kan setiap orang misalnya ada berapa, misalnya ada lima orang nan mengalami pelecehan seksual," ungkap Marshanda.
"Lima-limanya kan pasti punya ceritanya masing-masing dalam melalui keterpurukannya gitu kan," tambahnya.
Film ini semakin menantang lantaran situasi nan dialami karakternya cukup menguras emosi. Namun dia berupaya untuk bisa mengendalikan emosinya dengan baik.
"Selama syuting eh rasa yang, emosi nan beneran saya rasakan, ini kan beragam banget ya. Dari down sampai dia punya angan lagi, mungkin ini buat saya ya, buat aku, buat Caca gitu," tutur Marshanda.
"Kalau buat orang-orang, buat kakak-kakak di sini, teman-teman di sini mungkin berbeda. Tapi untuk emosi manusia seperti depresi, putus harapan, putus asa, memutuskan untuk menyerah, berharap, lampau berjuang," tambahnya.
Saat Aku Bersuara mengisahkan tentang Nadia (Marshanda), seorang pengacara muda pandai dengan pekerjaan cemerlang nan hidupnya tampak sempurna usai dilamar kekasihnya, Reza (Nino Fernandez).
Namun kegelisahan mulai menggerogoti Nadia ketika firma norma tempatnya bekerja memenangkan kasus nan melibatkan putra seorang pengusaha kaya sebagai terduga pelaku pemerkosaan. Situasi semakin memanas ketika suatu malam tragedi justru menimpa Nadia sendiri, berasal dari upayanya menolong sahabat karibnya, Andien (Rini Yulianti).
Bersama Andien, Riana (Hana Malasan), dan Adrian (Ibnu Jamil) seorang Jaksa Penuntut Umum nan menyimpan luka pribadi akibat kegagalan sistem hukum, Nadia berupaya membangun kembali hidupnya.
Film ini juga menggambarkan perjuangan Nadia memperbaiki hubungan nan renggang dengan sang ayah (Teuku Rifnu Wikana), sembari membuktikan bahwa keberanian untuk bersuara bisa menghadirkan angan baru. Film garapan Arjuna Mega Films, Rain Creation, dan Lex Pictures bakal tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Juni 2026.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·