Cemas Menanti Tarif Trump, Mobil 'Made In Canada' Menumpuk di Pabrik

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendadak menunda pemberlakuan tarif sebesar 50% terhadap sejumlah produk impor asal Kanada.

Foto udara menujukkan kendaraan terparkir di luar pabrik perakitan GM di Oshawa, Ontario, Kanada, saat Presiden AS Donald Trump menunda pemberlakuan tarif baru terhadap Kanada selama tiga hari, Rabu (19/8/2026). (REUTERS/Carlos Osorio)

Foto udara menujukkan kendaraan terparkir di luar pabrik perakitan GM di Oshawa, Ontario, Kanada, saat Presiden AS Donald Trump menunda pemberlakuan tarif baru terhadap Kanada selama tiga hari, Rabu (19/8/2026). (REUTERS/Carlos Osorio)

Foto udara menujukkan kendaraan terparkir di luar pabrik perakitan GM di Oshawa, Ontario, Kanada, saat Presiden AS Donald Trump menunda pemberlakuan tarif baru terhadap Kanada selama tiga hari, Rabu (19/8/2026). (REUTERS/Carlos Osorio)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendadak menunda pemberlakuan tarif sebesar 50% terhadap sejumlah produk impor asal Kanada hanya beberapa saat sebelum kebijakan itu mulai bertindak pada tengah malam. Trump mengeklaim keputusan tersebut diambil lantaran Washington dan Ottawa telah mencapai sebuah kesepakatan dagang, meski arsip resminya tetap dalam tahap finalisasi. (REUTERS/Carlos Osorio)

Foto udara menujukkan kendaraan terparkir di luar pabrik perakitan GM di Oshawa, Ontario, Kanada, saat Presiden AS Donald Trump menunda pemberlakuan tarif baru terhadap Kanada selama tiga hari, Rabu (19/8/2026). (REUTERS/Carlos Osorio)

Pengumuman itu disampaikan setelah Trump dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney menggelar pembicaraan jual beli pada Selasa. Kesepakatan nan diklaim Trump muncul hanya beberapa jam sebelum tarif baru dijadwalkan mulai berlaku. (REUTERS/Carlos Osorio)

Foto udara menujukkan kendaraan terparkir di luar pabrik perakitan GM di Oshawa, Ontario, Kanada, saat Presiden AS Donald Trump menunda pemberlakuan tarif baru terhadap Kanada selama tiga hari, Rabu (19/8/2026). (REUTERS/Carlos Osorio)

Keystone XL sebelumnya mendapat persetujuan dari Trump pada masa kedudukan pertamanya. Namun, izin proyek tersebut kemudian dicabut oleh mantan Presiden Joe Biden pada 2021. Trump sekarang kembali memberi sinyal bahwa proyek itu berpotensi dihidupkan kembali sebagai bagian dari dinamika hubungan jual beli kedua negara. (REUTERS/Carlos Osorio)

Foto udara menujukkan kendaraan terparkir di luar pabrik perakitan GM di Oshawa, Ontario, Kanada, saat Presiden AS Donald Trump menunda pemberlakuan tarif baru terhadap Kanada selama tiga hari, Rabu (19/8/2026). (REUTERS/Carlos Osorio)

Adapun tarif 50% nan ditunda tersebut bakal berakibat pada beragam produk impor Kanada, mulai dari tongkat hoki, minuman anggur, hingga sejumlah peralatan konsumsi lainnya. (REUTERS/Carlos Osorio)

Foto udara menujukkan kendaraan terparkir di luar pabrik perakitan GM di Oshawa, Ontario, Kanada, saat Presiden AS Donald Trump menunda pemberlakuan tarif baru terhadap Kanada selama tiga hari, Rabu (19/8/2026). (REUTERS/Carlos Osorio)

Kebijakan itu pertama kali diumumkan bulan lampau sebagai respons terhadap apa nan disebut pemerintahan Trump sebagai praktik diskriminasi perdagangan Kanada terhadap sektor kendaraan bermotor, minuman beralkohol, dan industri susu AS. (REUTERS/Carlos Osorio)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News