Ilustrasi aktivitas anak(Magnific)
MASA libur sekolah panjang menjadi tantangan baru bagi orangtua urban saat membujuk anak berkegiatan. Mulai dari terganggunya agenda makan anak dan pemenuhan nutrisi anak di tengah agenda nan padat.
Untuk menjaga konsistensi pola asuh dan asupan gizi saat anak berada di luar rumah memerlukan strategi khusus. Marketing Manager Bebelac, Ceasyalya Tahara menjelaskan bahwa salah satu hambatan terbesar orangtua saat membawa anak berpiknik adalah mempertahankan rutinitas nutrisi nan sudah teragendakan baik di rumah. Ketika anak-anak mulai aktif mengeksplorasi rasa dan lingkungan baru, keseimbangan gizi berisiko terabaikan.
"Tantangannya itu adalah pemberian nutrisi. Gimana caranya nutrisi nan sudah dijadwalkan dan diatur selama di rumah itu bisa tetap dilanjutkan walaupun anak-anak bepergian," ujar Ceasyalya, di Jakarta, dikutip Minggu (28/6).
Ia menambahkan, meski kebutuhan esensial seperti karbohidrat dan protein dari makanan utama (nasi dan lauk-pauk) wajib dipenuhi, orangtua kerap kesulitan mengukur kecukupan unsur gizi mikro spesifik saat berada di luar rumah.
Di sinilah peran susu formula siap minum dinilai krusial untuk menjembatani celah tersebut. Susu berfaedah sebagai pelengkap unsur gizi nan susah ditakar secara manual dalam porsi makanan harian, seperti Docosahexaenoic Acid (DHA) untuk perkembangan kognitif dan serat (fiber) untuk kesehatan pencernaan anak.
Selain pemenuhan gizi, masa liburan juga menjadi ruang bagi anak untuk melatih kepercayaan diri dan kepintaran sosial-emosional mereka. Pandangan nan hanya menitikberatkan kepintaran anak pada nilai akademis di sekolah sekarang mulai bergeser ke arah support potensi non-akademis, seperti seni dan olahraga. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·