
tips mengawetkan petai |.foto ilustrasi: Gemini AI
- Menjelang Lebaran, stok bahan makanan di dapur biasanya menumpuk drastis. Salah satu primadona nan wajib ada untuk pendamping ketupat alias sambal goreng ati adalah petai (pete). Masalahnya, lemari es seringkali sudah penuh sesak dengan daging dan sayuran lain, sementara petai sangat mudah layu, menghitam, apalagi berulat jika hanya diletakkan di suhu ruang.
Agar stok petai tetap segar dan elok saat hari raya tiba, ada teknik unik nan bisa kita terapkan tanpa perlu mengandalkan kulkas.
Solusi Simpan Petai Tanpa Bikin Kulkas Bau
Petai memang mempunyai aroma nan sangat kuat. Jika disimpan sembarangan di dalam kulkas, aromanya bisa mencemari bahan makanan lain seperti susu alias buah-buahan. Di sisi lain, membiarkannya begitu saja di atas meja makan juga berisiko tinggi. Dalam hitungan tiga hari, petai biasanya bakal mulai lembek dan busuk.
Mengutip dari kanal YouTube Easy Cooking, kunci utama agar petai tetap awet adalah dengan segera mengupasnya. Menyimpan petai berbareng kulitnya justru bakal mempercepat proses pembusukan.
"Jika dibiarkan pete bakal membusuk. Apalagi jika ada satu pete nan ada ulatnya, maka ulat bakal segera menyebar menyantap semua daging pete," terang YouTube Easy Cooking, dikutip BrilioFood, Senin (16/3/2026).
Sebagai solusinya, kita bisa menggunakan teknik rendaman minyak goreng hangat untuk mengunci kesegaran petai.
Langkah-Langkah Menyimpan Petai Agar Awet 2 Minggu
Berikut adalah pedoman praktis nan bisa dicoba di rumah:
1. Sortir dan Kupas Petai

foto: YouTube/Easy Cooking
Pilih petai nan kualitasnya tetap bagus (kulit hijau cerah dan tidak berlubang). Kupas seluruh isinya dan belah petai menjadi dua bagian. Langkah ini krusial untuk memastikan tidak ada ulat nan berlindung di dalam biji petai. Masukkan ke dalam wadah kaca alias toples nan tahan panas.
2. Siapkan Media Rendaman

foto: YouTube/Easy Cooking
Panaskan minyak goreng dalam jumlah nan cukup banyak. Ingat, minyak tidak perlu sampai mendidih alias sangat panas, cukup sampai suhu hangat-hangat kuku saja. Tuangkan minyak tersebut ke dalam toples kaca nan sudah berisi petai.
3. Proses Perendaman dan Penyimpanan

foto: YouTube/Easy Cooking
Pastikan seluruh bagian petai terendam sempurna di dalam minyak. Biarkan suhu minyak turun hingga betul-betul dingin secara alami. Setelah dingin, tutup toples dengan rapat (kedap udara) dan simpan di perspektif dapur nan teduh.
Minyak goreng berfaedah memperlambat oksidasi dan mencegah mikroorganisme berkembang biak. Hasilnya, petai bakal tetap hijau dan segar selama dua minggu, siap diolah kapan saja saat Lebaran tiba.
FAQ Mengolah Stok Petai
1. Apakah minyak rendamannya bisa digunakan kembali?
Bisa. Minyak tersebut justru bakal mempunyai aroma petai nan sedap, sehingga sangat cocok digunakan untuk menumis masakan nan menggunakan petai juga.
2. Kenapa kudu menggunakan wadah kaca?
Wadah kaca lebih stabil terhadap suhu hangat dan tidak bereaksi secara kimiawi dengan minyak, sehingga kualitas petai lebih terjaga.
3. Apakah petai perlu dicuci sebelum direndam minyak?
Sebaiknya petai dibersihkan dengan kain lap bersih setelah dikupas. Jika dicuci air, pastikan petai betul-betul kering sebelum masuk ke minyak agar tidak memicu jamur.
4. Apakah rasa petai bakal berubah setelah direndam lama?
Tidak, teksturnya tetap bakal renyah (krenyes) dan rasanya tetap otentik, hanya permukaannya saja nan sedikit berminyak.
5. Bagaimana jika minyaknya membeku alias keruh?
Jika disimpan di suhu ruang (bukan kulkas), minyak tidak bakal membeku. Jika sedikit keruh, itu adalah reaksi alami dari sari petai dan tetap kondusif dikonsumsi.
(brl/tin)
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·