Cara Memotret Galaksi Bima Sakti Menggunakan iPhone

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Cara Memotret Galaksi Bima Sakti Menggunakan iPhone Diambil di Halswell, Selandia Baru (Polusi Cahaya Kelas 4) menggunakan iPhone 16 Pro(Sumber: Medium)

UNTUK memotret galaksi Bima Sakti tak selalu memerlukan kamera profesional. Dengan memanfaatkan Mode Malam (Night Mode) pada iPhone, pengguna sudah dapat menghasilkan foto eksposur panjang nan bisa menangkap keelokan langit malam.

iPhone Apa Saja nan Mendukung?

Fitur ini tersedia pada seluruh seri iPhone mulai dari iPhone 11 hingga iPhone 17 Pro Max.

Pengalaman menunjukkan bahwa hasil foto sudah cukup baik sejak iPhone 11 Pro, meski kualitasnya belum semaksimal generasi terbaru. Peningkatan nan paling terasa disebut mulai datang pada iPhone 13 Pro, kemudian semakin disempurnakan pada iPhone 15 Pro dan iPhone 17 Pro.

Cara mengabadikan langit malam dengan handphone : 

  • Cari Lokasi dengan Langit Gelap

Langkah pertama adalah mencari letak nan minim polusi cahaya. Galaksi Bima Sakti nyaris mustahil terlihat dari pusat kota nan dipenuhi lampu.

Beberapa perihal nan perlu diperhatikan antara lain:

  1.  Pilih letak dengan tingkat polusi sinar rendah, idealnya kelas 5 alias lebih baik pada Skala Bortle.
  2.  Gunakan jasa seperti Light Pollution Map untuk mengetahui letak dengan kondisi langit terbaik.
  3. Hindari memotret saat bulan purnama, lantaran sinar bulan nan terlalu terang dapat mengurangi kontras langit. Waktu terbaik adalah saat bulan baru alias ketika bulan berbentuk sabit tipis.
  4. Pastikan cuaca cerah agar awan tidak menghalangi pemandangan langit.
  •  Temukan Posisi Galaksi Bima Sakti

Setelah menemukan letak nan tepat, langkah berikutnya adalah mengetahui posisi Galaksi Bima Sakti.

Salah satu aplikasi nan direkomendasikan adalah Night Sky di App Store. Aplikasi ini menampilkan peta langit secara real-time menggunakan teknologi augmented reality (AR), sehingga pengguna dapat mengetahui arah kemunculan Galaksi Bima Sakti hanya dengan mengarahkan iPhone ke langit.

Lokasi inti Galaksi Bima Sakti nan terlihat bakal berbeda-beda, tergantung wilayah tempat Anda berada serta waktu pengamatan.

  • Gunakan Tripod dan Aktifkan Night Mode

Untuk hasil terbaik, gunakan tripod alias letakkan iPhone pada permukaan nan betul-betul stabil. Saat kamera mendeteksi kondisi minim sinar dan perangkat dalam keadaan diam, lama eksposur Night Mode dapat meningkat hingga sekitar 30 detik.

Semakin lama waktu eksposur, semakin banyak sinar nan ditangkap sensor kamera sehingga perincian bintang dan struktur Galaksi Bima Sakti bakal terlihat lebih jelas.

  • Hindari Guncangan Saat Memotret

Selama proses pengambilan gambar, usahakan iPhone tidak bergerak sama sekali. Anda juga dapat menggunakan fitur timer selama beberapa detik agar kamera tidak bergoyang saat tombol rana ditekan.

  • Lakukan Sedikit Penyuntingan

Setelah foto diambil, lakukan penyesuaian sederhana pada aplikasi Photos alias aplikasi penyuntingan lainnya. Mengatur kontras, menurunkan highlight, meningkatkan bayangan, serta sedikit menambah saturasi dapat membikin perincian Galaksi Bima Sakti terlihat lebih menonjol tanpa membikin hasilnya tampak berlebihan.

Dengan persiapan letak nan tepat, langit nan cerah, serta memanfaatkan Night Mode secara maksimal, iPhone modern bisa menghasilkan foto astrofotografi nan mengesankan. Meski tidak menggantikan kamera profesional, perangkat ini sudah lebih dari cukup bagi pengguna nan mau mengabadikan keelokan langit malam tanpa membawa perlengkapan fotografi nan rumit.


Sumber:  Medium

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia