Cara Masuk Raudhah Pakai Tasreh, Ini yang Perlu Diketahui

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Raudhah adalah area spesial di dalam Masjid Nabawi nan sering disebut "Taman Surga". Jemaah haji bisa masuk Raudhah dengan menggunakan Tasreh.

Melansir situs Kemenag, Tasreh adalah surat izin resmi nan dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi bagi jemaah haji alias umrah nan mau mengunjungi Raudhah di Masjid Nabawi. Surat izin ini diperlukan untuk mengatur agenda masuk dan keluar jemaah ke area Raudhah.

Simak info langkah masuk Raudhah dengan menggunakan Tasreh.

Cara Masuk Raudhah Pakai Tasreh

Mengutip dari akun IG Kementerian Haji dan Umrah RI (@kemenhaj.ri), ini prosedur masuk Raudhah menggunakan Tasreh.

1. Jadwal Masuk Raudhah

H-1 sebelum penyelenggaraan masuk Raudhah, ketua kloter alias pembimbing ibadah kloter bakal mendapatkan agenda masuk Raudhah baik untuk jemaah laki-laki dan jemaah perempuan. Setelah mendapatkan jadwal, ketua kloter alias pembimbing ibadah wajib menyampaikan agenda tersebut dan mengatur keberangkatan jemaah di titik kumpul.

2. Memakai Batik Haji

Ketua kloter alias pembimbing ibadah bakal dimasukkan juga ke dalam grup Raudhah harian untuk memudahkan komunikasi. Ketua kloter alias pembimbing ibadah agar menyampaikan kepada jemaah untuk menggunakan seragam batik penanda unik kloter agar memudahkan dan tidak ada jemaah lain menyusup di kloter.

3. Kehadiran di Titik Kumpul

Kloter nan sudah teragendakan untuk masuk Raudhah wajib datang di titik kumpul 1 jam sebelum jadwal. Titik kumpul jemaah masuk Raudhah ialah pintu 360-362.

4. Lansia dan Disabilitas

Bagi jemaah lansia/disabilitas nan tidak bisa melangkah diharapkan menggunakan bangku roda dari hotel masing-masing.

5. Imbauan Kepada Ketua Kloter/Pembimbing Ibadah

Ketua kloter alias pembimbing ibadah memastikan jemaah masuk sesuai agenda lantaran Tasreh hanya bertindak satu kali sehingga wajib datang sesuai agenda kloter nan sudah ditentukan. Jemaah berbanjar dengan rapi sesuai dengan kloter masing-masing, tidak berasas KBIHU.

Daftar Alat Pelindung Diri Jemaah Haji

Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj RI menganjurkan jemaah haji untuk memakai perangkat pelindung diri (APD) demi kenyamanan selama ibadah di Tanah Suci. Mulai dari kacamata, masker hingga dasar kaki nan tepat.

Berikut daftar perangkat pelindung diri (APD) bagi jemaah haji.

  • Kacamata hitam: Pelindung sinar UV dan debu
  • Payung: Pilih payung lipat sehingga mudah dibawa
  • Masker: Menutupi hidung dan mulut, tukar 4-6 jam sekali
  • Tas paspor: Berisi paspor, makanan ringan, dan obat-obatan
  • Tas kresek/totebag: Untuk menyimpan sandal dan pelembab
  • Semprotan air: Tempat air minum dan semprotan air selalu terisi air
  • Alas kaki: Gunakan ukuran nan pas dengan tali belakang

(kny/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News