Cara Jaga Kesehatan Tulang Sejak Muda agar Terhindar dari Osteoporosis di Masa Tua

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Cara Jaga Kesehatan Tulang Sejak Muda agar Terhindar dari Osteoporosis di Masa Tua

Anak muda berolahraga. (Foto: Freepik)

OSTEOPOROSIS sering dianggap sebagai penyakit nan hanya menakut-nakuti lansia. Padahal, menurut dokter, upaya mencegah pengeroposan tulang justru kudu dimulai sejak usia muda.

Menjaga kesehatan tulang melalui pola makan bergizi, aktivitas bentuk nan cukup, serta style hidup sehat menjadi kunci untuk membangun massa tulang nan kuat. Hal ini juga dapat mengurangi akibat osteoporosis saat memasuki usia lanjut.

osteoporosis

1. Sering Diidentikan ke Orang Tua

Osteoporosis seringkali identik dengan penyakit nan dialami oleh orang tua. Kondisi tulang nan semakin rentan membikin penyakit ini sangat lumrah dianggap hanya diderita saat masa tua.

Dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr. Gia Pratama, dalam unggahan video di akun IG pribadinya mengatakan, dugaan itu menjadikan banyak orang tidak memperhatikan kesehatan dan kondisi tulang mereka di masa muda. Padahal, kerapuhan tulang alias osteoporosis di usia tua bisa disebabkan lantaran kurangnya memperhatikan kesehatan tulang saat muda.

“Osteoporosis sering dianggap masalah usia 40 tahun ke atas. Padahal, prosesnya bisa mulai jauh lebih awal sejak usia muda, pelan-pelan tapi tanpa terasa,” kata dr. Gia, dikutip Rabu (3/6/2026).

2. Cara Jaga Kesehatan Tulang

dr. Gia menyebut, mencegah osteoporosis di masa tua bisa dilakukan sejak usia muda. Usia muda sendiri merupakan masa terbaik tulang dalam membangun kepadatan dan kekuatan mereka.

Salah satu langkah menjaganya dengan asupan vitamin D nan cukup. dr. Gia menganalogikan masa muda sebagai masa untuk menabung kekuatan tulang sebanyak-banyaknya agar tidak menderita Osteoporosis di usia tua.

“Saat masa muda, tubuh memang sudah membangun kepadatan tulang terbaiknya. Kalau asupan kalsium dan vitamin D-nya kurang, tulang tidak mencapai kekuatan maksimal nan seharusnya,” ujar dr. Gia.

“Saya suka membayangkan tulang itu seperti tabungan. Masa muda adalah waktu terbaik untuk menabung sebanyak-banyaknya. Kalau sejak awal tabungannya tipis, kelak usia tua bakal lebih sigap terasa bebannya,” tambahnya.

Ia menjelaskan, kekurangan vitamin D merupakan satu langkah kita dalam melewatkan penguatan kondisi tulang di usia muda. Sebab, vitamin D sendiri berfaedah sebagai penyerap kalsium kedalam tulang.

“Yang perlu diingat, kalsium juga tidak bisa bekerja sendirian. Kalsium itu butuh vitamin D agar penyerapannya ke dalam tulang melangkah optimal. Lalu, banyak mineral lain nan dibutuhkan. Magnesium, fosfor, ini semua membantu menjaga struktur tulang tetap kuat,” jelas dr. Gia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com