Calon Gubernur Bank Indonesia Tergantung Pilihan Prabowo

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto buka bunyi soal calon Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo nan mengundurkan diri.

Menurut Airlangga calon Gubernur BI merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto.

"Ya kita serahkan ke Bapak Presiden," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami percaya lantaran di BI kan sudah ada sistem. Jadi siapapun nan duduk di sana selama menjalankan sistem dan juga kerja sama baik fiskal-moneter itu bakal baik untuk pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, dan menciptakan lapangan kerja," sambung Airlangga.

Sebagai informasi, usai Perry Warjiyo mundur dari Gubernur BI, bangku orang nomor satu di Bank Sentral diduduki sementara oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti. Destry berkedudukan sebagai Pjs namalain pejabat sementara sampat ada Gubernur BI definitif.

Belakangan juga beredar nama-nama calon Gubenur Bank Indonesia. Ada Burhanuddin Abdullah, eks Gubernur BI era 2003-2008, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya pun buka bunyi merespons namanya masuk dalam bursa calon Gubernur BI.

"Saya mah rumor abadi, diisukan sana sini, nggak pernah jadi. Cuma di sini aja jadi Menteri Keuangan," tutur Purbaya saat ditanya mengenai rumor dirinya menjadi salah satu kandidat calon Gubernur BI, Selasa (28/7/2026).

Adapun saat ditanya apakah sudah ada nama calon Gubernur BI, Purbaya menegaskan dirinya belum mendapat info apapun. Begitu juga saat ditanya mengenai rekomendasi calon Gubernur BI, dia mengatakan bahwa dirinya bakal mengikuti pemerintah dari Presiden Prabowo Subianto.

"Belum tahu saya. Kita ikutin perintah bapak presiden," terangnya.

Sebelumnya, Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo pada Minggu, 25 Juli 2026.

"Bahwa per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada bapak presiden," kata Prasetyo dalam konvensi pers di Gedung BI, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

(hns/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance